Pangsa Pasar Baru di Bisnis Kebugaran saat Covid-19

Selasa 02 Juni 2020 13:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 02 320 2223226 pangsa-pasar-baru-di-bisnis-kebugaran-saat-covid-19-GwhSOk4RPX.jpg Gym Online di Tengah Pandemi Virus Corona. (Foto: Okezone.com/ABC Indonesia)

JAKARTA - Pandemi virus corona bukan halangan untuk selalu berfikir inovativ. Meski dalam keadaan sulit, daya juang untuk bertahan hidup harus tetap dipertahankan.

Begitu juga pada bisnis kebugaran atau gym. Saat masyarakat diharuskan melakukan aktivitas di rumah sebagai upaya pencegahan virus corona, pemilik pusat kebugaran terpaksa membuka kelas online.

Pemilik bisnis kebugaran tubuh asal Indonesia di Australia, Joshua Erwin Norris-Ongso mengatakan, ada sisi positif saat pandemi virus corona datang.

Baca Juga: Tips Bisnis Makanan Bertahan di Tengah Pandemi

Dirinya membuka kelas online, di mana hal ini dijadikan kesempatan untuk mengajarkan ilmu pilates, fisioterapi, dan 'barre' kepada kelompok orang yang baru.

"Kami menawarkan kelas gratis untuk garda terdepat, seperti dokter, perawat, yang berhadapan langsung dengan Covid-19," kata Joshua, dilansir dari ABC News, Selasa (2/6/2020).

"Kami menyediakan layanan di tengah pandemi bagi orang-orang yang membutuhkan, seperti misalnya lansia, keluarga yang pendapatannya rendah, mereka bisa mengirim e-mail ke saya dan mengatakan saya berminat namun tidak punya uang," ujarnya.

Meskipun tidak ada kepastian apakah mereka akan bergabung dengan kelas berbayar nantinya, Joshua tetap merasa senang dapat memperkenalkan ilmu fisioterapi, pilates, dan 'barre' sambil berkontribusi kepada komunitas.

"Saya sadar sekali bahwa saya sedang membantu orang-orang menjaga kesehatan fisik dan mental mereka di tengah pandemi ini," ujarnya.

Dirinya pun berencana untuk tetap membuka kelas online agar dapat diikuti oleh kelompok dalam kategori rentan terhadap virus corona dari rumah masing-masing.

"(Kelas online ini memiliki) banyak peminat. Dan sangat berguna bagi misalnya lansia, kelompok orang yang rentan terhadap virus, atau misalnya ibu yang baru melahirkan yang tidak berani datang ke studio," ujarnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini