Lockdown Dicabut, Maskapai Penerbangan Siap Buka Rute Internasional

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 03 Juni 2020 09:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 03 320 2223694 lockdown-dicabut-maskapai-penerbangan-siap-buka-rute-internasional-o2V6RoYjW8.jpeg Pesawat Terbang (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Qatar Airways berencana membuka kembali rute penerbangan internasional ke 80 negara. Qatar Aiways akhirnya kembali membuka penerbangan internasionalnya setelah dibekukan selama pandemi covid-19.

Maskapai yang berbasis di Doha membuat pengumuman melalui Twitter. Qatar Airways mengumumkan penerbangan internasional mulai dibuka pada Juni.

Baca Juga: 13 Posisi Petinggi di Maskapai Ini Dihilangkan akibat Corona

Lockdown selama pandemi telah menekan bisnis maskapai penerbangan. Sebelumnya, pada awal Mei, Qatar Airways mengumumkan rencana untuk mengurangi sejumlah besar karyawan, termasuk awak kabin.

Ketua Eksekutif Qatar Airways Akbar al-Baker mengatakan, permintaan perjalanan global akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk pulih dari pandemi corona virus.

Baca Juga: Imbas Covid-19, Warren Buffett Jual Seluruh Sahamnya di 4 Maskapai AS

Untuk mengelola pemulihan yang lambat, Qatar Airways akan mengurangi armadanya hingga seperempat.

"Saya yakin akan ada permintaan," kata al-Baker dilansir dari Aljazeera, Rabu (3/6/2020).

Dia memperkirakan maskapai akan dapat mengisi antara 50% hingga 60% kursi.

"Masih banyak orang yang terdampar di seluruh dunia (dan) orang yang ingin mengunjungi orang yang mereka cintai," tambahnya.

Qatar Airways akan mendorong penumpang untuk menjaga jarak yang aman dari satu sama lain jika memungkinkan saat di dalam pesawat, kata al-Baker.

Awak kabin Qatar Airways akan mulai mengenakan jas pelindung dan penumpang harus memakai masker di atas kapal, kata perusahaan itu pekan lalu.

Awak kabin telah mengenakan masker dan sarung tangan saat berada di kapal. Namun mulai minggu ini, mereka juga akan mengenakan jas di atas seragam mereka, sementara masker wajah telah diwajibkan bagi penumpang. Interaksi awak kabin dan penumpang juga berkurang.

"Kami telah memperkenalkan langkah-langkah keamanan tambahan ini di atas penerbangan kami untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan penumpang dan awak kabin kami yang berkelanjutan, dan untuk membatasi penyebaran corona virus," kata al-Baker.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini