YLKI Terima Banyak Keluhan soal Lonjakan Tagihan Listrik

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 08 Juni 2020 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 08 320 2226385 ylki-terima-banyak-keluhan-soal-lonjakan-tagihan-listrik-Y5ibmWbloM.jpg Listrik PLN. (Foto: Okezone.com/Dok. PLN)

JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta manajemen PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk membuka seluas-luasnya keragaman dan kanal pengaduan konsumen yang listriknya mengalami lonjakan tagihan, bahkan lebih dari 200%.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan, YLKI banyak menerima keluhan dari konsumen yang mengalami kesulitan saat ingin melaporkan kasusnya via call center 123, atau akses lainnya.

Baca Juga: Terungkap, Ini Penyebab Tagihan Listrik PLN Pelanggan Jadi Bengkak

"Ini menunjukkan kanal pengaduan yang ada belum optimal mewadahi keluhan/pengaduan konsumen," ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/6/2020).

Menurutnya, manajemen PLN harus melakukan sosialisasi seluas-luasnya kepada konsumen atau pelanggannya, terutama di area yang banyak mengalami masalah serupa, sebagaimana terjadi pada edisi April-Mei, sehingga masyarakat mengerti duduk persoalan dan musabab yang terjadi, plus mengetahui apa yang harus dilakukannya.

Baca Juga: Banyak Pelanggan Kaget, PLN Buka Posko Informasi Tagihan Listrik

Lalu, meminta konsumen yang mengalami billing shock untuk segera melaporkan ke call center PT PLN, baik via 123, atau kanal medsos yang dimiliki PT PLN. Sebelum melaporkan, sebaiknya konsumen melakukan recheck terlebih dahulu terhadap kewajaran pemakaiannya, dengan melihat pemakaian jumlah kWh terakhir dengan jumlah kWh bulan sebelumnya.

"Sebab selama WfH dan LfH, umumnya pemakaian energi listrik konsumen mengalami kenaikan," ujarnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini