Tenang, Bantuan Rumah Subsidi Tetap Diberikan meski Ada Tapera

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 08 Juni 2020 19:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 08 470 2226481 tenang-bantuan-rumah-subsidi-tetap-diberikan-meski-ada-tapera-iR0VMd5bMJ.jpg Pemerintah Terbitkan PP Tabungan Perumahan Rakyat. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah bakal menjalankan program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) mulai 2021. Namun program ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Tak sedikit masyarakat yang mengkritisi kebijakan penarikan iuran pada Tapera. Beberapa kalangan menyebut iuran Tapera sebagai langkah pemerintah untuk menghapuskan program rumah subsidi seperti Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selisih Bunga (SBB) hingga Subsidi Uang Muka.

Menyikapi hal tersebut, Deputi Komisioner bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera Ariev Baginda Siregar mengatakan, program rumah subsidi masih akan berjalan. Hanya saja pengelolaanya akan berada di bawah BP Tapera.

Baca Juga: Gaji Pekerja di Bawah UMR Tak Wajib Ikut Tapera

"Tetap akan ada bantuan FLPP tapi dikelola oleh Tapera," ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (8/6/2020).

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan, pemerintah akan mengalihkan dana Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ke Badan Pengelolaan Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Pengalihan anggaran ini nantinya akan dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Hitung-hitungan Pemotongan Gaji untuk Iuran Tapera, Beratkah?

Pengalihan tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah kepada BP Tapera. Apalagi, pemerintah juga sudah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat.

"Memang betul jadi dana FLPP pada akhirnya nanti harus dialihkan kepada BP Tapera. Yang mendasari itu pengalihan itu menjadikan pemerintah dukung BP Tapera," ucapnya.

Tak tanggung-tanggung ada sektiar Rp40 triliun dana FLPP yang akan dialihkan menuju BP Tapera. Hal ini mirip dengan program FLPP yang mana dana tersebut ditanamkan ke BPDPP.

"Selama ini outstanding FLPP Rp40 triliun itu uang pemerintah yang di tanam di BPDPP. Dan itu pengembalian pokok secara diangsur bulanan diterima kembali oleh pemerintah,"jelasnya.

Eko menjelaskan selama BP Tapera belum beroperasi secara efektif, program-program pembangunan perumahan subsidi yang selama ini dijalankan oleh pemerintah tidak akan berhenti. Sembari menunggu BP Tapera berbenah, ketersediaan rumah bagi masyarakat akan terus digenjot.

"Selama BP Tapera belum berfungsi dan beroperasional penuh, sampai dengan 7 tahun ke depan, maka kita siapkan dan pastikan bahwa LPDPP dan FLPP masih menjalankan tugas. Selama BP Tapera belum bisa melayani MBR [Masyarakat Berpenghasilan Rendah], FLPP masih berjalan dan tinggal gimana nanti rumahnya seperti apa kita lihat," jelas Eko.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini