Share

PLN Sebut 2,25 Juta Pelanggan Tak Lapor Lonjakan Tagihan Listrik

Fadel Prayoga, Okezone · Selasa 09 Juni 2020 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 09 320 2227049 pln-sebut-2-25-juta-pelanggan-tak-lapor-lonjakan-tagihan-listrik-6P0LQPphD0.jpg Listrik (Shutterstock)

JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat ada 4,3 juta pelanggan yang terdata mengalami lonjakan tagihan listrik. Di mana, melonjak hingga di atas 20% dari tagihan bulan sebelumnya.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan yang dijabat oleh Bob Saril mengatakan bahwa dari jumlah tersebut ada sekira 1,75 juta sudah dikelola secara sistem otomatis. Bahkan sudah masuk ke program perlindungan lonjakan tagihan listrik di mana dengan dicicil di tiga bulan ke depan.

 Baca juga: Berikut Cara agar Tagihan Listrik Tak Membengkak

"Tetapi untuk sekira 2,25 juta pelanggan itu ini yang kita lihat ada juga tidak melaporkannya karena kenaikannya 23%-25% itu kan rata-rata," ujarnya di MNC Trijaya, Jakarta, Selasa (9/6/2020).

Dirinya mengatakan, kenaikan tersebut terjadi pada tagihan bulan Juni pemakaian Mei 2020. Di mana, pada bulan Mei adalah Ramadhan.

 Baca juga: Penyebab Tagihan Listrik Naik 10 Kali Lipat

"Kita kan melakukan ibadah puasa, kalau puasa itu kecenderungan yang kita catat itu selalu kenaikan untuk rumah tangga itu besar sekali," ujarnya.

Ditambah lagi, lanjutnya, ada Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang membuat masyarakat melakukan aktivitas dari rumah. "Karena aktivitas yang normal saja sudah mengalami kenaikan tetapi ditambah lagi aktivitas di dalam rumah atau WFH," ujarnya.

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini