Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Takut Mobile Banking Kamu Di-Hack saat Covid-19? Begini Cara Menghindarinya

Fadel Prayoga , Jurnalis-Kamis, 18 Juni 2020 |13:58 WIB
Takut Mobile Banking Kamu Di-<i>Hack</i> saat Covid-19? Begini Cara Menghindarinya
Online Banking (Marketersmedia)
A
A
A

JAKARTA - Virus Corona membentuk cara orang di seluruh dunia mengubah cara mereka menjalankan kehidupan sehari-harinya. Apalagi, dunia digital menjadi satu-satunya jalan bagi hampir semua aktivitas ekonomi.

Salah satunya adalah di industri perbankan. Dengan adanya aturan jaga jarak membuat layanan online perbankan digemari masyarakat apalagi dengan banyaknya layanan konsumen berbasis online.

 Baca juga: Hati-Hati, 4 Kejahatan Internet Banking Ini Sering Terjadi

Namun sayangnya, Menurut pernyataan Juni dari Federal Bureau of Investigation (FBI), penggunaan mobile banking telah meningkat 50% sejak awal 2020. Di tengah mobile dan online banking menawarkan kenyamanan, peningkatan ketergantungan tersebut membawa lebih banyak risiko kejahatan dunia maya.

Apalagi, masa-masa krisis pelaku kejahatan mentrigger niatnya untuk melakukan hal-hal tersebut. Oleh sebab itu, melansir Forbes, Jakarta, Kamis (18/6/2020), berikut yang perlu kamu ketahui tentang keamanan dari Mobile dan Online Banking:

1. Kenali Produk Keamanan Bank Kamu

Langkah pertama untuk menjaga akun perbankan online kamu adalah mengetahui apa saja fasilitas keamanan yang disajikan bank tersebut. Bank dapat menerapkan berbagai lapisan untuk online bankingnya.

 Baca juga: Kegiatan Investasi Ilegal Marak saat Covid-19, Ini Faktanya

Jika kamu tak yakin dengan bank tersebut, lakukan pemeriksaan detail perbankan oline kamu agar jauh ari penipuan saat coronavirus. Periksa situs web atau aplikasi seluler terlebih dahulu.

2. Gunakan Kode Otentik untuk Lapisan Keamanan Data Kamu

Multi-factor autentication menambah lapisan keamanan pada mobile banking kamu dalam proses login. Kamu nanti akan mendapat kode unik selain nama dan passwordnya untuk mengakses akun kamu.

Jika bank kamu telah menyediakan kode otentik tersebut, ada beberapa yang harus kamu lakukan. Pertama, aktifkan kode tersebut di seluruh perangkat yang kamu punya.

Kedua jangan kamu bagikan ke orang lain. Lakukan pairing otentikasi multi-faktor dengan langkah-langkah keamanan yang lain.

Terakhir, terus pantau siapa yang memiliki akses ke kode otentik kamu tersebut Pertimbangkan untuk menggunakan kode identifikasi dan biometrik untuk mengunci ketika tidak terjaga.

3. Verifikasi soal Penggunaan Aplikasi secara Benar

Meskipun tampaknya tidak masuk akal, FBI memperingatkan pengguna mobile banking terhadap aplikasi perbankan palsu. Penipu dapat mereproduksi aplikasi perbankan yang tampaknya sah yang meniru aplikasi yang ditawarkan oleh lembaga keuangan besar.

Pelanggan yang tidak curiga mengunduh aplikasi dari toko aplikasi perangkat mereka dan memasukkan kredensial login mereka, memberikan informasi penting kepada penipu. Dalam beberapa kasus, aplikasi penipuan ini dapat memicu pesan kesalahan saat Anda mencoba masuk. Anda diarahkan untuk kemudian memberikan kredensial masuk Anda melalui teks atau email, tanpa sadar membuat informasi itu tersedia untuk scammers.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement