Wall Street Anjlok karena Kasus Covid-19 Meningkat

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 27 Juni 2020 08:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 27 278 2237256 wall-street-anjlok-karena-kasus-covid-19-meningkat-xCrJdTOy2Z.jpg Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA Wall Street ditutup anjlok pada perdagangan kemarin. Bursa saham AS tertekan karena beberapa negara bagian AS kembali memberlakukan pembatasan sebagai tanggapan terhadap lonjakan kasus virus corona.

Beberapa negara bagian AS kembali melakukan pembatasan karena melihat peningkatan kasus positif covid-19. Pada hari Jumat, Texas dan Florida memerintahkan bar untuk ditutup kembali.

Baca Juga: Wall Street Merosot Usai Jumlah Kasus Baru Covid-19 Meningkat

Melansir Reuters, Sabtu (27/6/2020), Dow Jones Industrial Average turun 732,97 poin atau 2,85%, menjadi 25.012,63, S&P 500 kehilangan 74,9 poin atau 2,43% menjadi 3.008,86 dan Nasdaq Composite turun 258,92 poin atau 2,58% menjadi 9.758.08.

Saham Nike Inc turun karena industri pembuat alas kaki tertekan karena pandemi, membukukan kerugian kuartalan mengejutkan. Saham Gap Inc melonjak setelah rantai ritel memasuki kontrak 10 tahun dengan rapper dan perancang busana Kanye West untuk membuat lini pakaian di bawah merek Yeezy-nya.

Baca Juga: Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Meroket

Sementara itu, sebuah Wall Street Journal melaporkan bahwa kesepakatan perdagangan Fase 1 AS-Cina bisa berisiko menempatkan tekanan tambahan pada saham AS. Menurut laporan itu, para pejabat Cina memperingatkan bahwa "campur tangan" di Hong Kong dan Taiwan dapat membuat Beijing mundur dari komitmennya untuk membeli barang-barang pertanian AS.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini