Prosedur Pencair Insentif Tenaga Medis Lambat, Jokowi Minta Jangan Bertele-tele

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 29 Juni 2020 20:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 29 20 2238449 prosedur-pencair-insentif-tenaga-medis-lambat-jokowi-minta-jangan-bertele-tele-vP2INo3cuF.jpg Presiden Jokowi (okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo fokus terhadap lambatnya pencairan insentif dan santunan bagi tenaga kesehatan (Nakes) yang menangani wabah virus Corona atau Covid-19. Oleh sebab itu, perlu percepatan untuk pencairan tersebut.

"Saya minta agar pembayaran imbursement untuk pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan covid ini dipercepat pencairannya. Jangan sampai ada keluhan," kata Jokowi mengutip setkab, Jakarta, Senin (29/6/2020).

 Baca juga: Alasan KSPI Desak 500 TKA China Dipulangkan Kembali

Dirinya pun juga concern terhadap tenaga kesehatan yang meninggal dunia. Di mana harus segera diberikan bantuan santunan.

"Harusnya begitu meninggal langsung bantuan santunannya harus keluar itu, prosedurnya di Kementerian Kesehatan betul-betul bisa dipotong, jangan sampai ini bertele-tele,” tutur Presiden.

 Baca juga: Nikah dengan Rekan Satu Kantor Enggak Bakal Di-PHK

Kalau aturan di Peraturan Menteri (Permen) terlalu berbelit-belit Presiden minta untuk disederhanakan.

Ia juga menekankan agar pembayaran klaim rumah sakit, insentif tenaga medis, dan insentif untuk petugas lab juga secepatnya. Sehingga tidak perlu menunggu jika anggarannya sudah ada.

“Enggak ada lagi egosektoral, ego-kementerian, ego-lembaga, ego-kedaerahan, apalagi jalan sendiri-sendiri. Saya kira ini sudah harus kita hilangkan,” tegas Presiden.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini