10 Perusahaan Raksasa Agribisnis Dunia, AS Mendominasi

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 13 Juli 2020 17:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 13 320 2245744 10-perusahaan-raksasa-agribisnis-dunia-as-mendominasi-QfFo9lhP0I.jpg Amerika Serikat (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Permintaan produksi pangan mengalami kenaikan tajam sejalan dengan pertumbuhan populasi dunia yang terus meningkat. Hal ini membuka peluang bagi perusahaan agribisnis di seluruh dunia.

Peluang agribisnis ini makin menguat dengan merujuk organisasi untuk kerjasama dengan Pembangunan (OECD) yang menyebutkan produksi pertanian global yang diperkirakan meningkat 1,5% setiap tahunnya.

Baca Juga: Ramai PHK, Pengusaha Curhat soal Stimulus 

Mengutip dari Koran Sindo, Senin (13/7/2020), berikut 10 perusahaan agribisnis terdepan yang ada di beberapa negara di seluruh dunia:

1. Cargill (Amerika Serikat)

Cargil merupakan raksasa produksi pertanian dan pangan, bertanggung jawab atas sekitar seperempat ekspor daging dan biji-bijian Amerika Serikat. Selain keterlibatan mereka dalam setiap langkah rantai pasokan pertanian, Cargill adalah pemimpin industri dalam ilmu nutrisi hewan.

Cargill beroperasi di 40 negara, menjalankan bisnis dengan petani ternak dan budidaya, produsen pakan dan distributor untuk menyediakan nutrisi hewan melalui penelitian.

Baca Juga: Kisah Pengusaha Indonesia Banting Setir Jadi Pesulap Selama Covid-19 

Cargill sendiri memiliki 150.00 karyawan. Perusahaan asal Amerika Serikat ini memiliki pendapatan sebesar USD107,20 miliar.

2. Archer Daniels Midland Company (Amerika Serikat)

Ditunjuk sebagai perusahaan produksi makanan yang paling dikagumi oleh Majalan Forbes dari 2009-2011, Archer Daniels Midland (ADM) adalah salah satu perusahaan agribisnis paling berpengaruh di dunia saat ini. Berkantor pusat di Chicago, Illinois, ADM memiliki lebih dari 270 pabrik dan 420 fasilitas pengadaan tanaman untuk mengolah biji-bijian, minyak sayur menjadi makanan dan minuman, produk nutraceutical, industri dan pakan ternak.

Perusahaan ini memiliki karyawan 32.300 orang. Perusahaan ini memiliki penghasilan USD62,35 miliar.

3. Deere and Company (Amerika Serikat)

Nama John Deere identik dengan peralatan traktor dan lapangan. Perusahaan ini memproduksi beragam peralatan pertanian termasuk traktor, penggabung, permanen dan pemetik kapas.

Deere and company juga membuat peralatan yang lebih kecil untuk pertanian dan perawatan di rumah seperti mesin pemotong rumput, mesin pemotong rumput komersial, pemotong dan penghancur, traktor khusus dan mesin pembuat ujung depan untuk traktor.

Perusahaan AS ini memiliki jumlah karyawan sebanyak 60.476 karyawan. Perusahaan ini memiliki pendapatan sebesar USD18,49 miliar.

4. DowDuPont (Amerika Serikat)

DowDuPont merupakan perusahaan kimia terbesar di dunia dalam hal total penjualan. Produk merger antara dua pemain terkemuka industri agribisnis, Dow Chemicals dan Dupont, perusahaan menjadi entitas tunggal pada 31 Agustus 2017.

Dalam hal pertanian, dua area fokus utama mereka adalah produksi benih dan perlindungan tanaman. Total penjangkauan DowDuPont mencakup lebih dari 130 negara. Perusahaan ini memiliki 98.000 karyawan dengan pendapatan USD15,69 miliar.

5. Agrium (Amerika Serikat)

Agrium Inc yang sebelumnya bernama Agrium Inc dan PotashCorp adalah salah satu produsen dan pemasok nutrisi pertanian terkemuka dunia seperti nitrogen, fosfat, kalium, dan pupuk berbasis sulfur.

Perusahaan ini didirikan sebagai pupuk cominco pada 1931 dan berganti nama menjadi Agrium pada 1995. Pada 1 Januari 2018, Agrium bergabung dengan perusahaan Kanada PotashCorp.

Area operasi utama perusahaan adalah Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Australia. Perusahaan ini memiliki pendapatan USD13,67 miliar dengan karyawan mencapai 15.500 orang.


6. Monsanto (Amerika Serikat)

Monsantor adalah salah satu nama yang paling dikenal di sektor agribisnis. Dibentuk pada 1901, Monsanto adalah pelopor dalam teknologi agrokimia dan bioteknologi. Diakuisisi oleh Bayer pada 2018, Monsento dimiliki dan dioperasikan secara independen.

Salah satu kontribusi terbesar Monsanto terhadap agribisnis global modern adalah pekerjaanya dalam pengembangan tanaman rekayasa genetika. Perusahaan memiliki 20.500 karyawan dengan pendapatan USD13,50 miliar.

7. Syngenta AG (Swiss)

 

Syngenta AG adalah perusahaan Swiss yang fokus pada produksi dan benih perawatan kimia. Divisi kimia nya yang mendominasi penjualan, memiliki lima lini produk utama, herbisida selektif, herbisida non selektif, fungisida, insektisida dan perawatan benih. Produksi benih Sygenta dapat dibagi menjadi tiga baris yakni jagung, kedelai, dan koleksi tanaman ladang dan sayuran lainnya. Pada Juni 2018, Enogen digunakan di lebih dari 30 pabrik etanol di seluruh dunia. Perusahaan ini memiliki jumlah karyawan 28.704 karyawan dan USD12,79 miliar.

8. Bayer AG (Jerman)

 

Bayer selama ini dikenal sebagai konglomerat dan perusahaan farmasi Jerman. Namun ternyata Bayer juga merupakan salah satu pemain utama dunia dalam ilmu tanaman.

Saat ini, divisi agro Bayer memiliki lebih dari 35 lokasi penelitian dan 175 lokasi pengembanganbiakan di seluruh dunia. Pada 2016, restrukturisasi perusahaan menjadikan Bayer CropScience salah satu dari tiga divisi utama Bayer AG pada tahun yang sama, Bayer mengumumkan rencana membeli Monsanto sebesar USD60 miliar. Perusahaan ini memiliki 120.820 karyawan. Perusahaan ini memiliki pendapatan sebesar USD11,66 miliar.

 

9. CNH Industrial NV (Belanda)

CNH Industrial dikenal sebagai produsen traktor dan peralatan pertanian. Perusahaan ini mengoperasikan 12 merek berbeda termasuk Cas dan New Holland. Selain itu mereka juga merupakan produsen peralatan konstruksi berat terkemuka. Meskipun didirikan di Belanda, CNH Industrial beroperasi di London dengan perusahaan induknya, Exor yang dimiliki keluarga Agnelli. CNH memiliki 66 pabrik dan 53 pusat penelitian dan pengembangan di 180 negara. Perusahaan memiliki 63.356 karyawan dan pendapatan USD10,12 miliar.

10. BASF (Jerman)

Konglomerat berbasis di Jerman ini adalah pemain penting di sektor agribisnis. BASF adalah salah satu pemasok fungisida, herbisida dan insektisida terkemuka di dunia. Teknologi Kimia buatanya digunakan oleh lapangan Golf, perusahaan rumput olahraga, di hutan dan rumah kaca di seluruh dunia. BASF juga telah menginvestasikan waktu dan sumber daya yang signifikan dalam meneliti nutrigenomik, studi tentang efek nutrisi pada gen manusia. Perusahaan ini memiliki 115.490 karyawan dengan pendapatan USD6,55 miliar

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini