BI: Semua Negara Bisa Resesi

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 20 Juli 2020 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 20 20 2249121 bi-semua-negara-bisa-resesi-BL3xilJ4wB.jpg Krisis (shutterstock)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memastikan pandemi virus corona (Covid-19) bisa menekan ekonomi Indonesia termasuk dunia. Pasalnya, seluruh dunia bisa jatuh ke jurang resesi.

Deputi Gubernur BI Destry Damayani mengatakan krisis ekonomi tahun ini memang sangat berbeda dibandingkan krisis pada tahun 1998 dan 2009. Hal ini krisis ini disebabkan oleh virus yang mana krisis tahun 1998 disebabkan politik dan tidak berangsur lama.

 Baca juga: Kemenkeu Pastikan Ekonomi Indonesia Kuartal II-2020 Minus

"Jadi kalau kita lihat ya, krisis tahun 1998 ini memang berbeda sekali dengan tahun ini dan tahun ini memang cukup berat sekali tertekannya," ujar Destry dalam diskusi virtual di Jakarta, Senin (20/7/2020).

Dia melanjutkan, risiko resesi semakin diperparah dengan adanya gelombang kedua (second wave) Covid-19. Ditambah lagi meningginya tensi geopolitik antara AS dengan China.

 Baca juga: Kemenkeu Sebut Tiap Hari Masyarakat Makin Susah

"Data dari 3 lembaga internasional, tahun 2020 ini hampir semua negara resesi, dengan pertumbuhan minus 5 sampai mendekati minus 8 persen. Tensi geopilitik di AS, akan mempengaruhi ekonomi dan politik global karena merupaka negara terbesar saat ini. Ini harus diwaspadai," katanya.

Dia melanjutkan sinergi berbagi beban (burden sharing) antara Bank Indonesia dengan pemerintah masih terus berlanjut. Hal ini untuk menumbuhkan sektor riil.

Pasalnya, ketahanan di sektor keuangan masih sangat baik. Pihaknya konsen menjaga kepercayaan investor asing untuk memarkirkan dananya di Indonesia.

" Pemulihan ekonomi ini kita terus lakukan bersama-sama dengan adanya pemulihan ini kita bisa memperbaiki ekonomi Indonesia yang merosot," jelasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini