Vaksin Covid-19 Terbatas, Siapa Saja yang Berhak?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 22 Juli 2020 20:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 22 320 2250597 vaksin-covid-19-terbatas-siapa-saja-yang-berhak-EmlQGKzbfN.jpeg Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah mempercepat pembuatan vaksin Sinovac dari China yang nantinya akan menjalani uji klinis tahap III oleh PT Bio Farma (Persero).

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, pemerintah akan menyusun daftar prioritas pengguna vaksin Corona (Covid-19) di Indonesia. Hal ini seiring masih terbatasnya jumlah vaksin.

Baca Juga: Erick Thohir Pasarkan Produk BUMN ke Seluruh Negara, Vaksin hingga Tank

"Siapa yang mendapatkan akan dipersiapkan pemerintah, karena pemerintah punya data, apakah dana pemerintah sudah dianggarkan, dan prioritas daerah yang terdampak paling berat, termasuk pada profesi tertentu, jadi pemerintah buat skala prioritas siapa saja yang berhak untuk bisa," kata Airlangga di Jakarta, Selasa (22/7/2020).

Dia pun meminta masyarakat agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Upaya tersebut, dikatakannya bisa membantu memutus rantai penyebaran covid-19.

Baca Juga: Perkembangan Vaksin Covid-19, WHO Soroti AstraZeneca dan Moderna

"Kita harus bersama-sama sadari covid masih berlangsung, protokol masih penting dilakukan, menggunakan masker, jaga jarak, sering cuci tangan, khusus yang sudah masuk di kantor tentu sterilisasi harus dilakukan sehingga semua bisa memonitor," katanya.

 

Sambung dia, pihaknya juga menyebutkan saat ini virus corona (Covid-19) masih tinggi di beberapa negara. Salah satunya terbanyak di Amerika Serikat. Adapun, saat ini pembatasan sosial dan pengetatan protokol kesehatan diutamakan dalam mencegah penyebaran virus.

"Kalau kita lihat itu Amerika Serikat paling tertinggi tapi saat ini dunia juga mulai kembali mengetatkan penyebaran virus," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini