5 Hotel Tua yang Masih Beroperasi, Tertua Ada di Bogor

Safira Fitri, Jurnalis · Kamis 23 Juli 2020 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 23 470 2250963 5-hotel-tua-yang-masih-beroperasi-tertua-ada-di-bogor-ZSqliatqZ9.jpg Hotel (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Istilah staycation saat ini kerap digunakan bagi masyarakat yang memilih menghabiskan liburannya berada di tempat penginapan. Bagi beberapa orang, memilih hotel dengan keunikan atau fasilitas tertentu menjadi sebuah daya tarik tersendiri.

Bagaimana jika merasakan pengalaman menginap di hotel tua? Mungkin ada sensasi tersendiri, mengingat usia bangunan yang sudah terbilang lama pasti memiliki berbagai kisah sejarah. Seperti dikutip dari Koran SINDO, Jakarta, Kamis (23/7/2020). Berikut ini adalah nama hotel tua yang berada di berbagai kota.

Baca juga: Punya Uang Rp3,6 Juta, Hotel Berlapis Emas Ini Bikin Pengunjung bak Crazy Rich

1. Hotel Salak, Bogor (1856)

Hotel Salak yang sudah berdiri sejak 1856, dulunya bernama Bellevue Dibbets Hotel dan dimiliki oleh Gubernur Hindia Belanda saat itu. Selain tempat menginap, hotel tersebut juga menjadi lokasi pertemuan penting antar negara. Hotel ini juga pernah menjadi markas Jepang di sekitaran tahun 1942-1945. Baru di 1948, hotel ini diserahkan kepada pemerintah Indonesia dan diberi nama Hotel Salak.

Baca juga: Okupansi Hotel dan Restoran di Malang Merosot Imbas Merebaknya Korona

2. Hotel Sriwijaya, Jakarta (1863)

Berada di ujung Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat, Hotel Sriwijaya sudah berdiri sejak 1863. Pada awalnya bangunan ini berupa restoran milik Conrad Alexander Willem Cavadino. Usahanya tersebut semakin berkembang. Bangunan utama kemudian dikembangkan menjadi penginapan bernama Hotel Cavadino di tahun 1872.

3. Hotel Savoy Homann, Bandung (1871)

Hotel Savoy Homann berdiri sejak 1871. Renovasi besar-besaran pada bangunan hotel ini dilakukan pada 1939 dengan menggaet A.F. Aalbers sebagai arsiteknya. Saat 1955 ketika Bandung menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika para delegasi menginap di Hotel Savoy Homann.

4. Hotel Inna Garuda, Yogyakarta (1908)

Di ujung utara Jalan Malioboro, Kota Yogya, hingga kini masih berdiri Hotel Inna Garuda. Hotel ini dibangun pada 1908 dengan nama Grand Hotel De Djokdja. Dalam perkembangannya, hotel ini telah berganti nama sebanyak enam kali. Kini Hotel Inna Garuda ditambahkan dengan bangunan baru bertingkat di bagian belakang.

Baca juga: Hotel Bintang Lima di Wuhan Tetap Beroperasi Normal di Tengah Virus Korona

5. Hotel Majapahit, Surabaya (1910)

Di Surabaya, terdapat hotel mewah yang dibangun pada 1910 bernama Hotel Majapahit. Sempat berganti nama beberapa kali, hotel ini ketika masih bernama Hotel Yamato pernah menjadi saksi peristiwa Pertempuran Surabaya. Pada 19 September 1945, para pejuang Indonesia melakukan perobekan bendera Belanda yang berkibar di hotel ini. Sebagian besar bangunan lama hotel masih terawat hingga kini.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini