6 Cara Merawat Sri Rejeki di Rumah, Nomor 4 Belum Banyak Diketahui

Safira Fitri, Jurnalis · Jum'at 24 Juli 2020 14:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 470 2251482 6-cara-merawat-sri-rejeki-di-rumah-nomor-4-belum-banyak-diketahui-gvNYuUL1RU.png Tanaman Sri Rejeki. (Foto: Okezone.com/Google)

JAKARTA - Aglaonema atau yang lebih dikenal dengan istilah tanaman Sri Rejeki, memiliki julukan sebagai sang ratu daun. Tanaman ini tengah populer di Indonesia.

Tumbuhnya Sri Rejeki susah-gampang. Untuk itu perlu diketahui bagaimana cara menanam Sri Rejeki, seperti dikutip dari buku "Tips Merawat Tanaman Hias" oleh Redaksi AgroMedia, Agromedia, Jakarta, Jumat (24/7/2020).

Aglaonema tidak menyukai sinar matahari secara langsung. Oleh karena itu, sebaiknya pemeliharaan tanaman tersebut diberi naungan paranet.

Baca Juga: Cantik dan Menyehatkan, 6 Tanaman yang Cocok Berada di Dalam Rumah

Di dataran rendah, paranet yang dibutuhkan berkerapatan 75%. Sementara di daratan tinggi, kerapatan paranet yang dibutuhkan 65-70%. Intensitas matahari optimal untuk pertumbuhan aglaonema adalah 50%.

Berikut ini tips dan trik seputar perawatan aglaonema.

1. Media Tanam

Menyukai media tanam yang porous, seperti campuran sekam utuh, cocopeat, dan pasir (4:1:1), sabut kelapa giling halus, humus, dan pupuk kandang, dan humus (1: 1:1:2).

Baca Juga: Bikin Rumah Makin Cantik dengan Kaktus, Begini Cara Merawatnya

2. Penyiraman

Termasuk tanaman yang tidak tahan kering, alias harus disiram setiap hari. Aglaonema yang jarang disiram pertumbuhannya bakal terhambat dan merana. Penyiraman dilakukan ketika media tanam yang terletak agak dalam dirasa sudah mengering.

3. Pemupukan

Untuk bibit aglaonema, berikan pupuk slow release, seperti Dekastar, sebanyak 1 sendok teh. Pemupukan dilakukan dengan cara memendam pupuk sedalam 10-15 cm atau menaburinya di sekitar tanaman. Selanjutnya, berikan pupuk daun tiga bulan sekali. Sementara untuk aglaonema dewasa, berikan pupuk NPK berkadar N tinggi dengan dosis sesuai anjuran pada kemasan.

4. Repotting

Media tanam yang terlalu padat, ukuran tanaman lebih besar daripada pot, dan munculnya anakan merupakan beberapa alasan harus dilakukannya repotting. Umumnya, repotting dilakukan 6-12 bulan sekali atau sesuai kondisi tanaman.

5. Mencerahkan Daun

Salah satu cara untuk meningkatkan warna aglaonema adalah dengan memberikan pupuk tinggi, ditambah dengan unsur hara mikro lainnya. Pupuk yang digunakan bisa berupa pupuk daun cair, seperti Growmore dan Vitabloom dengan kandungan NPK seimbang.

6. Mengilapkan Daun

Aglaonema yang daunnya bersih dan mengilap pasti lebih memikat. Untuk itu, perlu dilakukan perlakuan khusus untuk mengilapkan daun. Caranya, semprotkan cairan leafshine ke bagian atas dan bawah daun. Setelah itu, lap secara perlahan menggunakan kain halus yang bersih. Lakukan hingga benar-benar bersih dan daun mengilap. Cairan leaf shine banyak tersedia di toko tanaman hias.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini