Pemda Diminta Siapkan Strategi Khusus Pembangunan Rumah

Jum'at 24 Juli 2020 19:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 470 2251668 pemda-diminta-siapkan-strategi-khusus-pembangunan-rumah-iVJGCNruP5.jpeg Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA – Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengajak pemerintah daerah (pemda) untuk menyiapkan strategi pembangunan perumahan yang tepat untuk masyarakat.

Selain itu, adanya sinkronisasi program perumahan antara Pemda dan Kementerian PUPR diharapkan dapat meningkatkan penyediaan perumahan melalui program Sejuta Rumah.

Baca Juga: Pasok Air untuk 88.000 Ha Sawah, Jaringan Irigasi Rentang Dibenahi

“Pemda mulai saat ini harus memiliki strategi yang tepat dalam pembangunan perumahan untuk masyarakatnya,” ujar Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Perumahan Dwityo Akoro Soeranto dilansir dari KRJogja, Jumat (24/7/2020).

Dwityo menerangkan, kegiatan sinkronisasi dan koordinasi program perumahan pusat dan daerah ini merupakan rencana penganggaran yang dilaksanakan Ditjen Perumahan.

Baca Juga: Ditargetkan Selesai 2022, Bendungan Rukoh Bakal Aliri 11.950 Ha Sawah

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan koordinasi membahas penyusunan dan peyiapan strategi perencanaan program perumahan tahun anggaran 2022 agar lebih efektif dan efisien.

“Saat ini Pemda dapat mengajukan usulan program perumahan melalui Sistem Informasi Usulan Pembangunan Perumahan (Sibaru). Pengajuannya dilaksanakan oleh petugas dari dinas perumahan daerah,” jelas dia.

Sibaru merupakan suatu sistem berbasis elektronik dan daring yang dirancang untuk mendukung proses bisnis di lingkungan Ditjen Perumahan.

Mulai dari tahap pengusulan bantuan, monitoring pelaksanaan, sebaran hasil pelaksanaan, hingga akhirnya bantuan tersebut diserahterimakan ke calon penerima manfaat.

Lebih lanjut, Dwityo menyatakan, Sibaru sangat penting guna memangkas jalur birokrasi, menghemat waktu lantaran berkas dikirimkan berupa softcopy.

Sibaru juga mengurangi penggunaan kertas lantaran mengunakan pengajuan pengusulan program perumahan dengan sistem digital.

“Melalui sistem informasi tersebut, Kementerian PUPR ingin agar seluruh masyarakat Indonesia bisa memiliki rumah yang layak huni serta meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” terangnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini