Tak Hanya Jakarta dan Jabar, Banten Juga Ajukan Pinjaman ke Sri Mulyani

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 27 Juli 2020 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 27 20 2252648 tak-hanya-jakarta-dan-jabar-banten-juga-ajukan-pinjaman-ke-sri-mulyani-ZID3N5GQBs.jpg Uang Rupiah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI Edwin Syahruzad mengatakan, sebetulnya ada tiga daerah yang mengajukan surat permohonan peminjaman dana kepada pihaknya. Ketiga daerah itu antara lain, DKI Jakarta, Jawa Barat (Jabar) dan Banten.

Baca Juga: Dapat Bantuan Rp4 Triliun, Ridwan Kamil Bidik Ekonomi Jabar 2,3% 

Untuk Jakarta dan Jabar pemerintah melalui PT SMI telah menyetujui permohonan dana, sementara provinsi Banten sedang dalam proses. Ketika daerah itu, kata Edwin, menjadi wilayah yang pengaruhnya terhadap produk domestik bruto (PDB/GDP) Indonesia begitu besar. Daerah ini juga termasuk yang terdampak cukup dalam akibat pandemi Covid-19.

"Ada tambahan satu daerah yaitu Banten, jadi ada tiga daerah sebetulnya yang sudah mengajukan surat permohonan kepada kami, Jabar, DKI, dan Banten. Ketika daerah tersebut adalah daerah yg dari segi ekonominya cukup signifikan dan jika daerah tersebut bisa melakukan proses ekonomi nasional dampaknya juga akan berdampak signifikan pada pemulihan ekonomi nasional " ujar Edwin dalam Webinar, Senin (27/7/2020).

Baca Juga: Begini Cara Anies Pulihkan Ekonomi Jakarta dari Pinjaman Rp12,5 Triliun 

Edwin menyebut, DKI Jakarta mengajukan pinjaman Rp12,5 triliun dengan rincian Rp4,5 triliun untuk tahun ini dan Rp8 triliun tahun depan. Sementara untuk Jawa Barat, total pinjaman yang diajukan Gubernur Ridwan Kamil dan jajarannya yakni mencapai Rp4 triliun. Sebanyak Rp1,9 triliun untuk 2020 serta Rp2,09 triliun untuk tahun depan.

Adapun, Pemerintah Provinsi Banten mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp1,9 triliun. Namun, pemerintah daerah tidak ikut hadir dalam seremoni penandatangan perjanjian kerja sama.

Sebelumnya, Pemerintah Daerah DKI Jakarta dan Jawa Barat melakukan penandatangan perjanjian kerja sama dengan pemerintah pusat yang diwakili oleh Direktur Utama PT SMI Edwin Syahruzad. Sementara pihak kedua Pemda dihadiri langsung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil disaksikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani mengatakan, Total pinjaman yang diusulkan DKI Jakarta dan Jabar senilai Rp 16,5 triliun. Dana yang disalurkan kepada pemda, lanjut dia, merupakan hasil pembelian Surat Berharga Negara (SBN) oleh Bank Indonesia (BI) dengan beban bunga sebesar nol persen. Hal ini sesuai kesepakatan skema burden sharing antara pemerintah dengan bank sentral.

"Jadi ini yang akan passthrough atau langsung kita berikan kepada pemda. Namun selain Rp10 triliun yang ada di APBN, ada yang dari PT SMI. Kita minta PT SMI melakukan upsizing dari pinjaman ke daerahnya, ada tambahan Rp5 triliun," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini