50% Warga Jabar Belum Tertib Pakai Masker, Siap Didenda Rp150 Ribu

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 27 Juli 2020 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 27 320 2252687 50-warga-jabar-belum-tertib-pakai-wasker-siap-didenda-rp150-ribu-hpMtcA3Wjf.jpg Wajib Gunakan Masker, Bila Tidak Siap-Siap Kena Denda Rp150.000. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan penanganan pandemi virus corona dengan cara karantina wilayah (lockdown) dan memakai masker menjadi cara menurunkan penyebaran Covid-19. Bedanya, lockdown membuat perekonomian turun, sedangkan pakai masker tidak.

"Makanya sekarang kami buka semua ekonomi di Jawa Barat, asal warganya tertib pakai masker. Surveinya masih 50%. Jadi per 27 Juli 2020. Kami mulai perlakukan denda ke mereka yang tidak terkena masker Rp100.000-Rp150.000," ujar dia dalam telekonfrensi, Senin (27/7/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani Pinjamkan Rp16,5 Triliun ke Anies dan Kang Emil, untuk Apa?

Denda tersebut bukan untuk mencari uang. Tetapi sebagai instrumen menegakkan disiplin supaya tidak turun.

"Kemudian, vaksin Covid-19, saat ini sedang diproduksi di Bandung oleh Bio Farma selama 3 bulan kepada 1.600 relawan. Kalau ternyata lancar, mungkin awal 2021 vaksin produksi di Bandung Jawa Barat bisa kita pakai untuk seluruh masyarakat Indonesia," tandas dia.

Baca Juga: Kecewa Stimulus Penangangan Covid-19 Baru 19%, Jokowi: Kurang Cepat

Sebelumnya, Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi mulai hari ini akan menindak warga yang kedapatan tidak menggunakan masker. Denda bagi warga yang tidak menggunakan masker akan dikenakan Rp250.000.

"Mulai hari dan seterusnya kebijakan ini diberlakukan bagi warga Kabupaten Bekasi, tidak menggunakan masker, ya kami denda," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini