Tim Pengendali Orang Asing Pelototi 2.000 TKA China di Proyek Kereta Cepat

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 28 Juli 2020 05:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 27 320 2252881 tim-pengendali-orang-asing-pelototi-2-000-tka-china-di-proyek-kereta-cepat-0kH38mhd5y.jpg Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: Okezone.com/Michelle)

JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia-China menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat penyampaian progres proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Seluruh tamu yang hadir termasuk awak media wajib mengikuti rapid test.

Terdapat 7 wartawan dari 7 media yang turut meliput acara ini. Untuk mendata rapid test, terlebih dahulu wartawan harus memberikan data pribadi berupa nama dan tanggal lahir, riwayat gejala, riwayat rapid test atau swab, dan asal media serta kontak yang bisa dihubungi. Hasil rapid test dari semua rekan media non-reaktif.

Kereta Cepat

Selain pengecekan suhu tubuh dengan termometer infra merah dan social distancing serta pemakaian dan pembagian masker, semua wartawan dan pengunjung lokasi yang berkepentingan diwajibkan untuk mengikuti rapid test Covid-19.

Dalam acara tersebut, Menaker mengatakan bahwa proyek ini masih membutuhkan tenaga kerja asing (TKA) China. Sebanyak 2.000 TKA China dialokasikan untuk mengerjakan proyek ini bersama 10.000 tenaga kerja lokal, sehingga, terdapat 12.000 total pekerja.

"Kami masih butuh TKA China untuk keperluan transfer ilmu dan keahlian dan jangan khawatir, Kemenaker sudah menyiapkan Tim Pengendali Orang Asing (Timpora)," ujar. (feb)

Baca Selengkapnya: Mau Intip Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Wajib Rapid Test

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini