Ini Kriteria Korporasi yang Dapat Kredit Modal Kerja Rp100 Triliun

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 29 Juli 2020 11:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 29 20 2253792 ini-kriteria-korporasi-yang-dapat-kredit-modal-kerja-rp100-triliun-dLJvalv9Q8.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah terus membantu para pelaku ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19. Tak hanya dirasakan oleh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), namun juga oleh usaha pada skala korporasi padat karya, dan masyarakat umum.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menjelaskan, untuk kriteria korporasi yang bisa mendapatkan penjaminan kredit ini adalah perusahaan yang aktivitas usahanya terdampak Covid-19. Serta perusahaannya harus menyerap banyak tenaga kerja dan memiliki multi layer effect yang signifikan.

 Baca juga: Modal Kerja Rp100 Triliun Mengalir ke Korporasi, Ini Penjelasan Menko Airlangga

"Kriterianya, yang jelas dia terdampak Covid-19. Kemudian, jenis usahanya banyak serap tenaga kerja dan memiliki multi layer signifikan, selain itu berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional," ungkap Sri Mulyani dalam acara peluncuran penjaminan kredit yang di Jakarta, Rabu (29/7/2020).

Dia menjelaskan pemerintah akan menjamin hingga 80% pinjaman yang diajukan korporasi yang menjadi sektor prioritas. Sementara itu untuk korporasi yang non prioritas pemerintah hanya menjamin 60% dari total pengajuan kredit.

 Baca juga: Sah! Korporasi Dapat Kredit Modal Kerja Rp100 Triliun

"Untuk penjaminan porsi kredit yang dijamin pemerintah adalah 60% dan 40% dari perbankan. Namun untuk sektor yang jadi prioritas pemerintah jamin lebih besar, yaitu 80% oleh pemerintah dan 20% oleh perbankan," katanya.

Dia pun akan melakukan pengawasan atas pelaksanaan dalam pemberian kredit ini. Di sisi lain, sumber dana penjaminan kredit korporasi ini telah ditetapkan dalam APBN 2020 dan dianggarkan melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

"Untuk 2021 kami akan terus diskusikan dengan DPR nanti saat presiden menyampaikan RUU APBN 2020 pada 14 Agustus nanti," tandasnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini