Lengkap! Berbagai Jurus Selamatkan Ekonomi Indonesia dari Resesi

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 29 Juli 2020 11:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 29 20 2253795 lengkap-berbagai-jurus-selamatkan-ekonomi-indonesia-dari-resesi-fVRkEFmunn.jpg Resesi Ekonomi Global (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut ada beberapa cara Indonesia terhindar dari resesi dampak dari pandemi Covif-19.

Seperti, pemerintah harus melakukan langkah extraordinary untuk mendorong pemulihan ekonomi di kuartal ke-3 dan ke-4 tahun 2020.

Baca Juga: Jika Indonesia Masuk Jurang Resesi, Apa yang Akan Terjadi? 

Kemudian, lanjut dia belanja pemerintah secara besar-besaran akan didorong sehingga permintaan dalam negeri meningkat dan dunia usaha tergerak untuk berinvestasi. Oleh karena itu, dukungan untuk dunia usaha harus segera dipercepat implementasinya.

"Belanja pemerintah didorong sebagai salah satu penggerak dan pengungkit perekonomian agar di semester kedua tahun 2020, kita bisa memperbaiki pertumbuhan ekonomi dari minus menjadi nol atau positif," ujar Airlangga dalam telekonferensi, Rabu (29/7/2020)

Baca Juga: Bu Sri Mulyani, Indonesia Bisa Selamat dari Jurang Resesi? 

Dia juga menegaskan, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dibentuk untuk mengintegrasikan kebijakan kesehatan dan ekonomi sehingga penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi dapat berjalan beriringan dan terintegrasi dalam satu kelembagaan.

"Akan tetapi, harus dipahami bersama bahwa penanganan kesehatan tetap menjadi prioritas," ungkap dia.

 

Dia juga menambahkan, penyebaran pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda melambat. Aktivitas ekonomi global pun belum akan kembali ke normal seperti masa sebelum pandemi. Berbagai lembaga internasional memperkirakan kontraksi pada tahun 2020 pada kisaran -4,9 sampai dengan -7,6%.

Seperti dialami sebagian besar negara di dunia, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal ke-1 tahun 2020 melambat menjadi 3%. Pada Kuartal ke-2 tahun 2020, tekanan ekonomi diproyeksikan akan semakin berat dan mengalami kontraksi.

"Di akhir tahun, kita berharap bisa keluar dari krisis atau zona negatif ini," jelas dia.

1
3
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini