Wall Street Anjlok Imbas Kepercayaan Konsumen Menurun

Fakhri Rezy, Jurnalis · Rabu 29 Juli 2020 07:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 29 278 2253707 wall-street-anjlok-imbas-kepercayaan-konsumen-menurun-NLppdyEMwF.jpg Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Wall Street ditutup lebih rendah pada perdagangan selasa (28/7/2020) waktu tempat. Hal ini dikarenakan investor cemas akan pelemahan kepercayaan konsumen karena laporan keuangan yang mengecewakan.

Melansir Reuters, Jakarta, Rabu (29/7/2020), Dow Jones Industrial Average turun 205,49 poin, atau 0,77%, menjadi 26.379,28, S&P 500 kehilangan 20,97 poin, atau 0,65%, menjadi 3.218,44. Sementara itu Nasdaq Composite .turun 134,18 poin, atau 1,27% menjadi 10.402,09.

 Baca juga: Wall Street Perkasa Ditopang Saham-Saham Teknologi

Sektor material dan sektor energi terdampak diskresi konsumen. Real estate, utilitas, dan staples konsumen cukup defensif.

Data yang dirilis pada pagi hari menunjukkan kepercayaan konsumen AS menurun pada bulan Juli. Hal ini terjadi ketika infeksi coronavirus meluas di seluruh negeri.

 Baca juga: Wall Street Naik Sambut Laporan Kuartalan Emiten

Ketika mereka menunggu perjanjian paket stimulus dan untuk laporan triwulanan dalam salah satu minggu tersibuk di musim pendapatan, investor juga mengantisipasi pertemuan kebijakan Federal Reserve AS.

"Ini mungkin bukan tempat yang buruk untuk mengambil keuntungan dan membangun kembali likuiditas karena salah satu dari ketiga peristiwa itu dapat menyebabkan volatilitas," kata Sameer Samana, Ahli Strategi Pasar Global Senior di Wells Fargo Investment Institute di St. Louis.

Sementara itu, menambah ketakutan investor yaitu anggota kongres memperdebatkan proposal bantuan USD1 triliun. Senat dari Partai Republik yang diumumkan pada hari Senin, empat hari sebelum jutaan orang Amerika kehilangan tunjangan pengangguran.(rzy)

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini