Singapura hingga Jerman Resesi Selama Corona, Ini 4 Faktanya

Safira Fitri, Jurnalis · Kamis 30 Juli 2020 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 20 2254796 singapura-hingga-jerman-resesi-selama-corona-ini-4-faktanya-29LDJRxD9S.jpg Resesi Ekonomi Dunia. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Ekonomi global pada tahun ini diprediksi akan mengalami kontraksi. Di samping itu, beberapa negara maju seperti Jerman, Korea Selatan, Hong Kong, dan Singapura sudah terperosok lebih awal memasuki jurang resesi.

Singapura misalnya, pertumbuhan ekonominya minus hingga 41%. Begitu juga dengan yang terbaru, Jerman alami resesi dengan ekonomi minus 10,1% pada kuartal II-2020.

Okezone pun merangkum fakta-fakta negara yang sudah alami resesi karena dampak virus corona, Kamis (30/7/2020).

1. Singapura

Jatuhnya ekonomi Singapura setelah penerapan protokol kesehatan serta lockdown yang dilakukan di sebagian besar wilayah oleh pemerintah sejak April lalu, menyebabkan negara tersebut alami minus 41,2% pada kuartal II-2020.

Baca Juga: Dihantam Corona, Bagaimana Keadaan Pasar Keuangan Negara Berkembang?

Berikut sejumlah data sektor ekonomi turut anjlok meliputi, sektor manufaktur jatuh sebesar 2,5%, konstruksi jatuh sebesar 54,7% dibandingkan dengan tahun lalu, serta industri yang memproduksi jasa mengalami kontraksi sebesar 13,6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

2. Hong Kong

Hong Kong telah mengalami resesi selama satu tahun penuh. Bersamaan dengan sulitnya pemulihan ekonomi di negara tersebut telah mengakibatkan ekonominya minus 9% pada kuartal II-2020 (year on year/yoy). Hal ini juga merupakan ke empat kalinya dalam setahun secara berturut-turut Hong Kong alami kontraksi.

Baca Juga: BI: Semua Negara Bisa Resesi

Minusnya ekonomi Hong Kong diawali karena aksi demo anti kebijakan pemerintah yang berlangsung selama berbulan-bulan. Hal tersebut juga diperparah atas perang dagang antara Amerika dengan China. Namun, penurunan ekonomi Hong Kong dikatakan setidaknya stabil.

3. Jerman

Jerman telah mencatat pertumbuhan ekonomi negaranya alami minus sebesar 10,1% pada kuartal II-2020. Pasalnya, hal ini telah disusul dari pertumbuhan negatif 1,9% yang dialami negara tersebut pada kuartal I-2020.

Kantor Statistik Federal Jerman bahkan mengungkapkan penurunan ini merupakan yang paling tajam sejak terhitung PDB triwulanan Jerman yang dimulai pada 1970. Ekspor dan konsumsi rumah tangga di Jerman pun mengalami penurunan tajam di samping peningkatan belanja.

Jerman

Di samping itu, tingkat pengangguran negara tersebut tetap stabil berada di angka 6,7%, yang tercatat 6,7 juta orang terdaftar dalam skema cuti yang didanai negara.

4. Korea Selatan

Korea Selatan (Korsel) resmi masuk ke jurang resesi setelah pertumbuhan ekonominya minus 3,3% pada kuartal II-2020. Sebelumnya ekonomi negeri K-Pop tersebut minus 1,3% pada kuartal I-2020.

Hal ini menjadi yang pertama bagi Korea Selatan setelah 17 tahun terakhir ekonominya tumbuh positif. Meskipun, Negara Ginseng itu punya drama korea (drakor) dan Kpop, Ekonom Core Piter Abdullah mengatakan, resesi yang terjadi di Korea Selatan tetap akan sulit terbendung.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini