5 Fakta Pemulihan Ekonomi Indonesia Tercepat Setelah China, Simak Jurusnya

Feby Novalius, Jurnalis · Minggu 02 Agustus 2020 06:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 31 20 2254990 5-fakta-pemulihan-ekonomi-indonesia-tercepat-setelah-china-simak-jurusnya-WzLKmJF2KZ.jpg Pemulihan Ekonomi Indonesia Diprediksi Tercepat Setelah China. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia masuk dalam kelompok negara yang diproyeksikan pemulihan ekonominya cepat. Untuk itu dirinya meminta para jajaran kabinetnya untuk fokus pada pemulihan ekonomi di tengah pandemi virus corona.

Meski demikian, Kepala Negara meminta untuk waspada terhadap gelombang kedua covid-19 dan ketidakpastian ekonomi global di tahun 2021.

Okezone pun merangkum fakta-fakta menarik terkait pemulihan ekonomi Indonesia tercepat, Minggu (2/8/2020):

1. Pemulihan Ekonomi Indonesia Tercepat setelah China

“Indonesia diproyeksikan masuk ke kelompok dengan pemulihan ekonomi tercepat setelah China. Ini juga kalau proyeksi ini benar patut kita syukuri,” tutur Presiden Jokowi.

2. Ekonomi RI Positif di 2021

Meski begitu di tahun 2021 mendatang baik IMF, Bank dunia maupun OECD meyakini bahwa perekonomian akan tumbuh positif. Dimana IMF memperkirakan ekonomi dunia akan tumbuh 5,4%. Sementara Bank Dunia 4,2% dan OECD 2,8-5,2%.

3. Jurus Selamatkan Ekonomi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut ada beberapa cara Indonesia terhindar dari resesi dampak dari pandemi Covif-19.

Seperti, pemerintah harus melakukan langkah extraordinary untuk mendorong pemulihan ekonomi di kuartal ke-3 dan ke-4 tahun 2020.

Kemudian, lanjut dia belanja pemerintah secara besar-besaran akan didorong sehingga permintaan dalam negeri meningkat dan dunia usaha tergerak untuk berinvestasi. Oleh karena itu, dukungan untuk dunia usaha harus segera dipercepat implementasinya.

"Belanja pemerintah didorong sebagai salah satu penggerak dan pengungkit perekonomian agar di semester kedua tahun 2020, kita bisa memperbaiki pertumbuhan ekonomi dari minus menjadi nol atau positif," ujar Airlangga.

4. Ekonomi China Bantu Indonesia

Optimisme tersebut didasari oleh relaksasi pembatasan sosial yang terjadi di pasar global. Mulai dari Eropa hingga China sudah memberikan sinyal positif terhadap ekonominya.

"Pulihnya ekonomi di China, bisa membantu perekonomian di Indonesia," terang Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Bambang Prijambodo.

5. Pentingnnya Penanganan Covid untuk Pemulihan Ekonomi

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai, tanpa adanya penanganan pandemi yang fokus untuk menurunkan jumlah pengidap Covid-19, maka sulit untuk mewujudkan pemulihan ekonomi di Tanah Air.

"Tidak ada pemulihan ekonomi tanpa terlebih dulu fokus pada penanganan pandemi," kata Bhima kepada Okezone. (feb)

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini