Perlahan, Pemilik Perusahaan Mobil Listrik Asal China Ini Jadi Miliarder Baru

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 02 Agustus 2020 12:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 02 320 2255628 perlahan-pemilik-perusahaan-mobil-listrik-asal-china-ini-jadi-miliarder-baru-9EWM02P7Cb.jpg Mobil Listrik (Okezone)

JAKARTA - Pasar mobil listrik China yang besar dan kompetitif telah mencetak miliarder baru. Dia adalah Li Xiang, pendiri startup otomotif Li Auto yang berbasis di Beijing.

Saham perusahaannya menunjukkan tren positif, yakni melonjak 50% setelah debut di Nasdaq sejak Kamis 30 Juli 2020 lalu. Li Auto mengumpulkan USD1,1 miliar dengan menjual 95 juta Saham Depositari Amerika seharga USD 11,5.

 Baca juga: Sst... Bos Hyundai Mau Video Call Menko Luhut, Bahas Apa Ya?

Penjualan itu membuat perusahaannya memilikik nilai sebesar USD 11 miliar. Dari saham yang dimiliki Li sebesar 21,3%, maka dia mendapatkan keuntungan bersih USD 2,9 miliar.

Direktur analis Otomotif China John Zeng mengatakan Li Auto berhasil mengukir tempat di pasar otomotif China yang juga terbesar di dunia, yang mana target pasarnya adalah pengguna keluarga. Perusahaan ini terkenal karena produknya bernama Li ONE, sebuah mobil SUV listrik enam kursi yang dijual seharga 328.000 yuan (USD 47.000).

 Baca juga: Menko Luhut Persiapkan Material untuk Produksi Mobil Listrik

Li Xiang mengembangkan sistem yang kendaraan listrik yang dapat melaju dengan jarak jauh. Di mana sistem itu dapat ditenagai kelistrikan yang lebih baik dari kemasan baterai dan mesin pembakaran internal.

"Mereka tidak bersaing secara langsung dengan Tesla. Mereka telah menemukan cara unik untuk mengembangkan model mereka," kata John seperti dilansir dari Forbes, Sabtu (1/8/2020).

Li Auto menjual 10.400 mobil pada semester pertama tahun 2020, setelah memulai produksi massal Li ONE pada November 2019. Perusahaan melaporkan kerugian total USD 463 juta pada pendapatan USD 40 juta tahun lalu, tetapi tampaknya mereka membakar lebih sedikit uang tunai tahun ini.

Dalam tiga bulan pertama tahun 2020, pendapatan melonjak menjadi USD 120 juta sementara kerugian yang disebabkan oleh pemegang saham menyusut menjadi USD 34 juta. Perusahaan itu pernah menutup 21 toko ritelnya secara nasional untuk mematuhi aturan karantina China, tetapi sebagian besar toko itu telah dibuka kembali.

Saat ini, Li Auto telah berhasil menarik beberapa investor besar, seperti raksasa pengiriman makanan yang terdaftar di Hong Kong Meituan Dianping dan platform video pendek Tik Tok, ByteDance. Pendiri miliarder Meituan, Wang Xing, telah menjabat sebagai direktur perusahaan sejak Juli 2019.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini