Ganjil Genap Kendaraan Akan Diterapkan, Jam Operasional KRL Tak Berubah

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 02 Agustus 2020 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 02 320 2255737 ganjil-genap-kendaraan-akan-diterapkan-jam-operasional-krl-tak-berubah-OfW9x1W5In.jpg KRL (Okezone)

JAKARTA - Awal pekan terutama hari Senin selalu tercatat sebagai hari dengan jumlah pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) paling padat dibanding hari-hari lainnya. Terlebih, besok, Senin 3 Agustus 2020 Pemprov DKI Jakarta kembali menerapkan kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan roda empat.

Kebijakan itu diprediksi akan akan berimbas kepada peralihan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum seperti KRL. Namun, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) tak mengubah jam operasional, meski ada penerapan ganjil genap di beberapa ruas jalan Ibu Kota. KRL akan tetap melayani penumpang dari pukul 04:00 hingga 21:00 WIB.

 Baca juga: Cegah Penularan Corona lewat Uang, 3 Stasiun ini Wajib Pakai KMT

“Jam operasiona KRL tetap sama (dari pukul 04:00 hingga 21:00 WIB ),” kata VP Corporate Communications, PT KCI, Anne Purba kepada Okezone, Minggu (2/8/2020).

Dia berharap para penumpang dapat memanfaatkan waktu-waktu lengang saat menggunakan moda transportasi massal tersebut. Di mana persebaran pengguna KRL di hari kerja masih terfokus di pukul 05.00-08.00 WIB dan 16:00 - 20:00 WIB.

“Selain di waktu tersebut KRL nampak lebih lengang dan tidak ada antrean pengguna. Pengguna juga diimbau untuk mempersiapkan KMT, kartu uang elektronik bank, atau tiket kode QR sehingga saat tiba di stasiun tidak perlu lagi mengantre serta lebih aman saat naik KRL,” ujarnya.

 Baca juga: Penumpang KRL Meningkat, Rute Rangkasbitung-Tanah Abang Ditambah

Dia menjelaskan, pihaknya akan tetap mematuhi arahan pemerintah sesuai dengan Surat Edaran No. 14 Tahun 2020, yang mana KRL hanya bisa mengangkut maksimal 74 penumpang per gerbong. Untuk memaksimalkan upaya jaga jarak aman, di masa pandemi Covid-19 ini, PT KCI secara bertahap menambah perjalanan KRL hingga kini sudah mencapai 971 perjalanan per hari.

“Jumlah ini sudah maksimal dengan mempertimbangkan kapasitas angkut, serta kapasitas prasarana perkeretaapian yang tersedia,” kata dia.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya akan terus mengingatkan seluruh pengguna untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan saat akan naik dan setelah menggunakan KRL, serta menjaga jarak antar pengguna.

“Dukungan, kerja sama, dan taat pada anjuran pemerintah dapat menekan penyebaran Covid-19,” katanya.

Adapun 25 ruas jalan yang diberlakukan aturan ganjil-genap, yakni:

1. Jalan Medan Merdeka Barat

2. Jalan MH Thamrin

3. Jalan Jenderal Sudirman

4. Jalan Jenderal S Parman, mulai simpang Jalan Tomang Raya sampai Jalan Gatot Subroto.

5. Jalan Gatot Subroto

6. Jalan MT Haryono

7. Jalan HR Rasuna Said

8. Jalan DI Panjaitan

9. Jalan Jenderal Ahmad Yani, mulai simpang Jalan Bekasi Timur Raya sampai dengan simpang Jalan Perintis Kemerdekaan

10. Jalan Pintu Besar Selatan

11. Jalan Gajah Mada

12. Jalan Hayam Wuruk

13. Jalan Majapahit

14. Jalan Sisingamangaraja

15. Jalan Panglima Polim

16. Jalan Fatmawati, mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang

17. Jalan Suryopranoto

18. Jalan Balikpapan

19. Jalan Kyai Caringin

20. Jalan Tomang Raya

21. Jalan Pramuka

22. Jalan Salemba Raya sisi barat dan Jalan Salemba Raya sisi timur, mulai simpang Jalan Paseban Raya sampai dengan simpang Jalan Diponegoro

23. Jalan Kramat Raya

24. Jalan Stasiun Senen

25. Jalan Gunung Sahari.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini