5 Organisasi Nirlaba dengan Penghasilan Terbesar di Dunia, Tertinggi Rp108,26 Triliun

Safira Fitri, Jurnalis · Senin 03 Agustus 2020 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 03 320 2256339 5-organisasi-nirlaba-dengan-penghasilan-terbesar-di-dunia-tertinggi-rp108-26-triliun-fSgxFooWJA.jpg Dolar (Shutterstock)

JAKARTA - Organisasi nirlaba (non-profit organisation) adalah organisasi dengan tujuan utama mendukung suatu isu atau persoalan di tengah masyarakat. Organisasi nirlaba tidak bertujuan untuk mencari profit berupa uang, fokusnya lebih ke tujuan sosial.

Biasanya organisasi nirlaba dapat memperoleh sumber daya dari para anggotanya sendiri atau orang lain. Di mana dengan atau tanpa mengharapkan imbalan apapun dari organisasi.

Seperti dikutip dari Koran Sindo, Jakarta, Senin (3/8/2020), berikut merupakan daftar organisasi nirlaba terkaya di dunia:

 Baca juga: Terlilit Utang, Mantan Orang Terkaya China Ini Jual Gedung Pencakar Langit

1. YMCA, Swiss (Penghasilan: USD7,4 Miliar atau Rp108,26 Triliun dengan kurs Rp14.630 per USD)

The Young Men's Christian Association (dikenal sebagai YMCA atau hanya Y) adalah organisasi Kristen nirlaba yang berkantor pusat di Jenewa, Swiss. Didirikan pada 1844, YMCA telah memberi kontribusi kepada hampir 65 juta orang di lebih dari 200 negara melalui inisiatif pengembangan masyarakat yang berfokus pada kaum muda. Organisasi nirlaba terbesar di dunia ini pada 2017 mencatatkan pendapatan USD7,4 miliar.

 Baca juga: Bill Gates Desak Pemerintah AS untuk Segera Temukan Vaksin Corona

2. Goodwill Industries International, AS (Penghasilan: USD5,8 Miliar)

Goodwill Industries International adalah organisasi nirlaba yang menyediakan pendidikan dan pelatihan bagi para pencari kerja, terutama bagi mereka yang biasanya tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan pekerjaan karena usia, cacat, atau latar belakang kriminal. Didirikan oleh Pendeta Edgar J. Helms pada 1902 untuk membantu orang miskin. Goodwill telah berevolusi menjadi organisasi nirlaba dengan pendapatan sebesar USD5,87 miliar pada 2018. Secara total, organisasi ini melayani lebih dari 38,6 juta orang di 17 negara di seluruh dunia.

3. United Way Worldwide, AS (Penghasilan: USD3,9 Miliar)

Berkantor pusat di Virginia AS, United Way Worldwide telah memberi kontribusi kepada lebih dari 61 juta jiwa di 1.800 komunitas di 40 negara. Pada 2018, United Way dilayani oleh 2,9 juta relawan dan 8,3 juta donor. United Way Worldwide didorong oleh sebuah visi untuk meningkatkan cara hidup masyarakat melalui pekerjaannya di bidang pendidikan, pendapatan, dan kesehatan.

4. The Salvation Army, Inggris (Penghasilan: USD3,74 Miliar)

Didirikan pada 1865 oleh William dan Catherine Booth di London, Salvation Army adalah organisasi amal Kristen internasional Saat ini, ia hadir di sekitar 132 negara dengan 26.753 petugas dan 112.203 karyawan. Sebagai bagian dari kegiatan kemanusiaan, The Salvation Army adalah salah satu organisasi yang menyediakan bantuan kemanusiaan darurat di seluruh Amerika Serikat bagian selatan dan Puerto Riko. Sebagian besar dukungan difokuskan pada penyediaan kebutuhan dasar seperti makanan dan air untuk para korban bencana.

5. Catholic Charities USA, AS (Penghasilan: USD3,74 Miliar)

Didirikan pada 1910, Catholic Charities USA telah berkembang menjadi salah satu organisasi nirlaba terbesar di dunia, dengan pendapatan lebih dari USD3,74 miliar pada 2017. Berkantor pusat di Alexandria, Virginia, organisasi ini berfungsi sebagai kantor nasional selama lebih dari 160 badan amal katolik yang melayani jutaan orang per tahun, terlepas dari latar belakang agama, sosial atau ekonomi mereka. Layanan amal yang disediakan oleh organisasi termasuk perumahan, perawatan kesehatan, persediaan makanan, pencegahan HIV dan bantuan bencana, dan terutama ditujukan untuk mengurangi kemiskinan di masyarakat di seluruh Amerika Serikat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini