Diperpanjang, Sri Mulyani Tambah Anggaran Bansos hingga Rp70,6 Triliun

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 22:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 20 2257655 diperpanjang-sri-mulyani-tambah-anggaran-bansos-hingga-rp70-6-triliun-RV8a7v51ef.jpg Sri Mulyani (Okezone)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal menambah bantuan sosial (Bansos) guna menyokong ekonomi dalam negeri di paruh kedua tahun ini. Bila ditotal, tambahan bansos itu mencapai Rp70,6 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyampaikan ada empat bansos baru yang akan diberikan. Hal ini akan diberikan di periode September sampai Desember 2020.

 Baca juga: Bos OJK: Masa Survival Sudah Lewat

"Jadi bansos pertama itu yang produktif sebesar Rp30 triliun untuk 12 juta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kelas mikro dan ultra mikro," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (5/8/2020)

Lanjutnya, progam kedua bansos yakni bansos dalam bentuk beras sebanyak 15 kilogram per kepala keluarga. Hal ini untuk 10 juta penerima program keluarga harapan (PKH) dengan anggaran Rp4,6 triliun.

 Baca juga: 13 Juta Pekerja dengan Gaji di Bawah Rp5 Juta Dapat BLT Rp31 Triliun

Ketiga, lanjutnya, bansos dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp500.000 per penerima kartu sembako. Di mana, anggarannya mencapai Rp5 triliun.

Keempat, bansos berupa BLT sebesar Rp500.000 untuk 13 juta pekerja dengan pagu anggaran senilai Rp31 triliun. Ini diberikan untuk pekerja yang memiliki penghasilan di bawah Rp5 juta per bulan.

"Pemerintah terus membantu memulihkan daya beli masyarakat dalam bentuk berbagai bansos yang total anggaran nya adalah sebesar Rp 203 triliun untuk tahun 2020 ini di dalam rangka menghadapi Covid-19,”imbuhnya.

Dia memastikan adanya bansos ini juga akan diperpanjang hingga tahun 2021. Hal ini dikarenakan pemulihan ekonomi akan berlangsung lama.

"Ini yang sedang kaji untuk kita perpanjang dalam stimulus ekonomi," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini