Pelamar CPNS yang Positif Covid-19 Masih Boleh Ikut Tes SKB

Dita Angga R, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 16:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 320 2257460 pelamar-cpns-yang-positif-covid-19-masih-boleh-ikut-tes-skb-BPFC1rMVyT.jpeg SKB CPNS 2019 (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan tetap memberikan kesempatan ujian bagi pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang ternyata positif covid maupun yang hasil rapid tesnya reaktif. Namun hal ini sangat tergantung pada keputusan tim medis.

“Orang kena covid bukan karena keinginannya dia. Tetapi ya karena covidnya sudah menjadi wabah nasional. Dan tidak ada satu orang pun di dalam republik ini kena covid. Ya kita tentu secara kemanusiaan harus berpikir juga bahwa orang-orang seperti ini harus diberi kesempatan untuk bisa mengikuti ujian,” kata Deputi bidang Sistem Informasi Kepegawaian ASN (Sinka) BKN Suharmen saat konferensi pers, Rabu (5/8/2020).

Baca Juga: Pelamar CPNS Guru Wajib Ikuti Tes SKB meski Punya 'Senjata Rahasia' 

Namun keputusan bisa mengikuti seleksi atau tidak, diputuskan oleh tim kesehatan. Dia mengatakan bahwa nantinya panitia seleksi akan meminta rekomendasi dari tim kesehatan apakah pelamar covid tersebut bsia diizinkan untuk ikut seleksi di lokasi yang ditentukan atau tidak.

“Kalau tidak bisa, misalnya yang berangkutan terkena isolasi mandiri atau isolasi kesehatan, apakah ada orang yang kemudian bisa memastikan bahwa yang ikut ujian adalah benar-benar pelamar itu dan bukan calo. Jadi menggunakan Zoom untuk memonitor setiap pelaksanaan seleksi. Karena tidak mungkin kita melakukan pergerakan maka seluruh titik-titik pelaksanaan ujian harus harus terkoneksi ke Zoom yang diakses seluruh panitia,” katanya.

Baca Juga: Pelamar CPNS Guru Posisinya Bakal Aman di SKB Kalau Punya Ini 

Suharmen menegaskan bahwa Panselnas tidak bisa serta merta menggugurkan pelamar sebagaimana di tes masuk perguruan tinggi atau ujian tulis berbasis komputer (UTBK).

Hal ini mengingat SKB adalah kesempatan terakhir bagi pelamar untuk menjadi CPNS. Tetapi pada akhirnya akan disesuaikan dengan rekomendasi dari tim kesehatan.

“Rekomendasi kesehatan ini menjadi penting dan harus dituangkan ke dalam berita acara. Kalau misalnya yang bersangkutan ternyata positif covid tapi wab tes satu kali lagi misalnya, nah dia masih diberikan kesempatan untuk ikut ujian pada H+1. Jadi H+1 untuk orang-orang yang masuk berita acara. Dan itu dinyatakan tim kesehatan maka yang bersangkutan itu bisa ikut ujiannya pada H+ setelah pelaksanaan di instansi itu,” paparnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini