Menyerah saat Bisnis Lesu? Tanyakan 5 Hal Ini Dulu ke Diri Sendiri

Safira Fitri, Jurnalis · Jum'at 07 Agustus 2020 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 320 2258476 menyerah-saat-bisnis-lesu-tanyakan-5-hal-ini-dulu-ke-diri-sendiri-1W3twNpBlf.jpg Personal Finance (Shutterstock)

JAKARTA - Naik turun kondisi bisnis pastinya akan dialami oleh para pengusaha, baik yang kecil maupun besar. Maka dari itu, perlu kesiapan diri agar dapat menghadapi segala macam risiko yang terjadi.

Setiap usaha memang memerlukan waktu untuk dapat berkembang. Bisnis baru misalnya, biasanya perlu waktu dua sampai lima tahun untuk bisa memperoleh keuntungan. Jika terlalu cepat menyerah, maka tidak akan bisa memperoleh apa pun dari usaha yang telah dimulai.

 Baca juga: Simak 5 Konsep Dasar saat Memulai Bisnis

Dikutip dari buku "The Owner's Manual for Small Business" oleh Rhonda Abrams, Jakarta, Jumat (7/8/2020), terdapat perbedaan penting antara sikap sabar yang bijaksana dengan tidak bersedia menghadapi fakta-fakta yang tidak menyenangkan.

Adakalanya sebelum akan menyerah menanyakan hal-hal berikut pada diri sendiri:

1. Ke arah mana segala sesuatunya menuju?

Jika sekarang sedang berada di tengah masa sulit, apakah ini hanya satu bagian dari sebuah prospek yang sebenarnya positif atau merupakan salah satu dari serangkaian kekalahan yang panjang?

 Baca juga: 4 Kunci Sukses Bisnis Kue Kering bagi Pemula

2. Apakah sedang belajar menjadi semakin baik?

Kadang sebuah situasi tertentu mungkin tidak menunjukkan keberhasilan besar, tetapi pengetahuan dan keahlian yang diperoleh dari situasi tersebut sangat layak untuk dipertimbangkan.

3. Apa akibatnya pada peluang berharga yang dilihat dari awal?

Apa yang seharusnya bisa dilakukan dengan kehidupan, uang, dan waktu yang dimiliki? Apakah melewatkan kesempatan dan peluang lain dengan tetap bertahan pada bisnis yang sedang bermasalah ini?

4. Apa pengaruh situasi ini pada diri sendiri, keluarga, dan teman-teman?

Mungkin saja saat ini bersedia untuk terus maju, tetapi apa saja akhirnya pada kehidupan pribadi dan orang lain? Apakah sudah benar-benar membantu orang lain dengan tetap bertahan dalam situasi yang kurang menguntungkan ini, atau apakah mereka akan lebih baik jika memanfaatkan peluang lainnya saja?

 

5. Apakah benar-benar mampu mengatasinya atau hanya menghindari perubahan?

Tatap wajah di depan cermin dan tanyakan pada diri sendiri apakah benar-benar ada kemungkinan untuk menjadi lebih baik atau hanya harapan kosong. Kadang ada saatnya perlu menerima keputusan berat, dan memang sangat berat untuk menyerah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini