Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4 Online atau Offline, Korban PHK Prioritas

Fakhri Rezy, Jurnalis · Rabu 12 Agustus 2020 18:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 12 320 2261191 cara-daftar-kartu-prakerja-gelombang-4-online-atau-offline-korban-phk-prioritas-TYR4H1ReWo.jpg Kartu Prakerja (Okezone)

JAKARTA - Program Kartu Pra-Kerja telah memasuki pendaftaran gelombang IV. Adapun, program tersebut diproritaskan untuk pekerja yang terkena PHK selama pandemi Covid-19.

Walaupun pendaftaran sudah dibuka sejak 8 Agustus 2020, tampaknya masih banyak yang berminat akan program ini. Di mana, gelombang ke-4 kuotanya ditingkatkan hingga 800.000 orang.

Namun, bagaimana cara mendaftarnya?

 Baca juga: Korban PHK, Kartu Prakerja atau Uang Tunai?

Merangkum artikel Okezone, Jakarta, Rabu (12/8/2020), sesuai Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, pendaftaran Kartu Prakerja juga dilakukan secara offline.

Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja Rudy Salahuddin mengatakan, pendaftaran program kartu Prakerja bisa melalui online di situs resmi program tersebut. Selain itu, juga bisa melalui luring.

"Luring ini bisa melalui kementerian yang menangani ketenagakerjaan atau pemerintah daerah khususnya di dinas ketenagakerjaan," katanya.

 Baca juga: Tata Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4, Simak di Sini

Bagi calon pendaftar kartu prakerja harus datang sendiri ke instansi yang bersangkutan. Kemudian mengisi formulir yang isinya sama dengan pendaftaran online.

"Bagaimana cara pendaftarannya, si pemohon harus datang sendiri, harus datang langsung kepada instansi tersebut, lalu mengisi formulir yang mana isian formulir ini secara manual tapi isinya sama yang ada di dalam pendaftaran daring," katanya.

Surat yang diisi calon pendaftaran itu akan dikumpulkan di kementerian atau dinas terkait. Kemudian, permohonan itu dikirimkan ke Project Management Office (PMO) atau Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja.

"Dari permohonan tersebut lalu nanti akan secara kolektif dikumpulkan oleh kementerian lembaga, dan dari kementerian lembaga nantinya akan mengirimkan pendaftaran itu setelah disahkan oleh Menteri Ketenagakerjaan dikirimkan kepada PMO. PMO akan mengukuhkan penetapan calon peserta Kartu Prakerja tersebut," katanya.

Sementara, jika melalui online, untuk mendapatkan Kartu Prakerja, peserta diminta untuk menyampaikan data secara online yang sudah disiapkan oleh Project Management Office (PMO).

Setelah itu, data akan diverifikasi oleh PMO. Kemudian insentif akan di-launching dan dilakukan oleh PMO. Selain itu, pekerja yang sudah ikut dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) yang terkena PHK juga akan dibantu oleh BPJS-TK.

Pelatihan disampaikan dengan 2 pilihan yaitu secara online dan tatap muka dan penyedia bisa dipilih dari pihak swasta atau pemerintah.

Penerima manfaat dari kartu Prakerja ditujukan untuk pencari kerja, yaitu Warga Negara Indonesia dengan minimal usia 18 tahun, dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal.

Peserta akan mendapatkan biaya pelatihan Rp1 juta untuk pelatihan online. Kemudian, sambil mereka melakukan pelatihan untuk menaikkan skilling dan reskillingnya mereka akan mendapatkan manfaat juga dalam bentuk insentif bantuan dana Rp600.000 perbulan untuk 4 bulan dan survei Rp50.000 untuk 3 kali survei. Insentif dan survei akan diberikan setelah program berakhir. Survei dilakukan untuk mengevaluasi efektifitas pelatihan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini