Kenapa Aset Properti Perlu Diasuransikan? Ini Jawabannya

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 14 Agustus 2020 16:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 320 2262329 kenapa-aset-properti-perlu-diasuransikan-ini-jawabannya-utBVZJZgBU.jpeg Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Dalam situasi yang tidak menentu memiliki asuransi menjadi hal yang sangat penting. Langkah ini dilakukan agar hal-hal yang tak mampu dibayar dengan uang pribadi, bisa dicover oleh asuransi.

Memang dalam masa pandemi seperti ini asuransi kesehatan jiwa menjadi salah satu yang sangat penting. Namun selain kesehatan dan jiwa, asuransi pada properti juga perlu untuk dimiliki.

Baca Juga: Ekonomi RI di Ambang Resesi, Investasi Apa yang Cuan?

Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini mengatakan jika memiliki rumah, maka asuransi pada produk properti yang dimiliki menjadi hal yang penting. Karena hal tersebut untuk membantu jika terjadi pada sesuatu pada aset propertinya.

"Kalau anda beli rumahnya tunai pakai duit anda sendiri setidaknya anda punya asuransi cover kalau terjadi risiko kebakaran, banjir, tergantung anda tinggal di daerah mana," ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (14/8/2020).

Baca Juga: Sebelum Borong Barang Diskon, Waspada Jebakan Harga Murah

Sebenarnya dalam asuransi properti ini ada beberapa pilihan paket yang bisa dipilih. Dalam memilih paket tersebut hendaknya disesuaikan dengan kemampuan keuangan masing-masing orang.

Namun yang sangat perlu dimiliki menurutnya minimal bisa mengcover untuk kebakaran. Lalu kemudian jika memiliki uang berlebih bisa menambah seperti mengcover untuk gempa bumi maupun kerusakan properti lainnya.

"Tapi saya kira tiap orang yang memiliki properti sebaiknya sangat disarankan memiliki asuransi kerugian yang bas mengcover harta bendanya.

Kalau terjadi banjir rumahnya rusak anda bisa klaim. Sama lah kaya asuransi kendaraan," jelasnya

Menurut Mike, biasanya bagi mereka yang memiliki aset properti yang dibeli dengan cara mencicil atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sudah mencakup asuransi. Asuransi tersebut biasanya jika orang yang menyicil meninggal dunia, maka akan dibayarkan oleh pihak asuransi.

"Asuransi properti maksudnya kerugian gitu ya. Jadi begini, kalau kita beli rumah dengan KPR gitu yah itu automatic pasti asuransi jiwa kalau terjadi risiko meninggal dunia saat lagi masa mencicil sisa hutangnya bisa dicover oleh asuransi kerugiannya. Jadi kita tidak meninggalkan hutang kepada tanggungan kita lah," kata Mike

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini