Menggerakkan Bank Syariah Guna Pulihkan Ekonomi Nasional

Natasha Oktalia, Jurnalis · Sabtu 15 Agustus 2020 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 15 20 2262741 menggerakkan-bank-syariah-guna-pulihkan-ekonomi-nasional-e22ExHfaI4.jpg Ekonomi Syariah (Shutterstock)

JAKARTA - Indonesia akan menjadi pusat keuangan syariah yang semakin kuat. Apalagi bila Bank Syariah dimerger dapat membantu pemulihan ekonomi nasional (PEN) di saat pandemi virus Corona atau Covid-19.

Hal ini sejalan dengan keyakinan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Apalagi, dalam perundang-undang ekonomi syariah juga sudah melahirkan UU mengenai perbankan syariah meliputi Surat berharga hingga reksadana syariah. Adanya sejumlah hal baru tersebut dapat membantu pemulihan ekonomi nasional negara.

 Baca juga: Wapres Ma'ruf: Bank Syariah Merger Dapat Bantu Pemulihan Ekonomi Nasional

Namun, untuk memaksimalkan potensi ekonomi syariah, pemerintah harus fokus dalam empat hal. Fokus utama tentunya diprioritaskan untuk penguatan kelembagaan dan keuangan syariah.

Untuk itu, Jakarta, Sabtu (15/8/2020), Okezone sudah merangkum beberapa fakta mengenai Bank Syariah Merger dapat Bantu PEN. Berikut fakta-faktanya:

 Baca juga: Erick Thohir Ingin Bank Syariah BUMN Digabung, OJK: Nanti Kita Bicara Pak

1. Keyakinan Ma'ruf Amin Akan Ekonomi Syariah di Indonesia

Wakil Presiden Ma’ruf Amin optimistis Indonesia akan menjadi pusat keuangan syariah dunia. Saat ini ekonomi syariah di Indonesia telah berkembang pesat baik dari segi aturan dan kelembagaan.

"Kita ingin menjadi pusat keuangan syariah dunia, sekarang yg paling tinggi sukuknya di dunia itu Indonesia, sudah melewati Uni Emirat Arab dan Malaysia. Dari segi kelembagaan bisa dilihat kita sudah berkembang pesat jadi ekonomi syariah sudah menjadi sistem nasional dan berkembang,” ujar dia.

2. Muncul ragam UU perbankan syariah sebagai Pedoman

Dalam perundang-undangan ekonomi syariah sudah melahirkan UU perbankan syariah, surat berharga syariah negara, sukuk, asuransi, dan pasar modal. Sedangkan dari kelembagaan, telah lahir berbagai perbankan syariah, koperasi syariah, asuransi hingga reksadana syariah.

 Baca juga: Masterplan Ekonomi Syariah Lahirkan Bank Syariah Terbesar di RI

3. Pemerintah fokus dalam memperkuat industri

Selain itu Wapres Ma'ruf Amin juga menjelaskan untuk memaksimalkan potensi ekonomi syariah, pemerintah akan fokus pada empat hal yakni memperkuat industri keuangan syariah, industri halal, pendanaan sosial, dan usaha berbasis syariah. Fokus utama yang diprioritaskan adalah penguatan kelembagaan dan keuangan syariah.

4. Merger sudah jadi gagasan

Ma'ruf mengatakan bahwa merger tersebut sudah jadi gagasan yang dikarenakan belum memiliki hak bank syariah yang masuk dalam urutan 20 besar dunia.

"Merger ini sudah jadi gagasan karena kita belum punya bank syariah yang masuk 20 besar dunia. Selain itu juga sebaiknya tidak terlalu banyak bank yang potensinya kecil-kecil. Oleh karena itu, bank syariah hasil merger bisa berperan untuk kepentingan dalam negeri dan luar negeri. Bank syariah yang besar bisa lebih melayani proyek-proyek besar atau kegiatan ekonomi yang lebih besar supaya lebih cepat dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional," ungkap Ma'ruf Amin.

5. Indonesia harus mengembangkan industri Halal

Ma'ruf menambahkan, Indonesia juga harus mengembangkan industri halal dengan memberikan kesempatan kepada produk halal baik barang dan jasa seperti wisata halal. Kemudian pengembangan ekonomi syariah juga harus didukung dari dunia pendidikan seperti pesantren, sekolah tinggi ekonomi islam, dan program studi ekonomi syariah.

"Kita juga fokus mengembangkan industri halal. Selama ini kita baru pada sertifikasi halalnya. Untuk sertifikasi halal, Indonesia menjadi rujukan dunia global, karena standar halal kita dipakai lebih dari 50 lembaga sertifikasi halal dunia. Namun, untuk produk halal kita masih tertinggal jauh sekali,” jelas dia.

7. Dana sosial yang masih dinilai kecil

Menurut Ma'ruf, dana sosial yang ada saat ini masih bisa dikatakan kecil. Seperti zakat dan wakaf. " Jika itu dimaksimalkan dapat membantu perkembangan ekonomi nasional (PEN)" papa dirinya.

8. Erick Thohir kembali mengajukan wacana merger BUMN

Sebelumnya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir kembali mengajukan wacana merger BUMN demi meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Kali ini ia mewacanakan merger bank-bank syariah yang merupakan anak usaha Himbara pada Februari tahun depan.

Adapun bank-bank syariah yang rencananya akan dimerger adalah PT Bank BRI Syariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri (BSM), dan PT Bank BNI Syariah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini