Wall Street Ditutup Menguat Ditopang Saham Teknologi

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 02 September 2020 08:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 278 2271214 wall-street-ditutup-menguat-ditopang-saham-teknologi-w1nOzbyZFp.jpg Wall Street. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street menguat pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat. Dipimpin penguatan saham teknologi.

Dow Jones Industrial Average naik 215,61 poin, atau 0,8% ditutup pada level 28.645,66. S&P 500 naik 0,8% menjadi 3.526,65 dan Nasdaq Composite naik 1,4% menjadi 11.939,67. Untuk indeks S&P 500 dan Nasdaq telah mencatatkan level tertinggi sepanjang masa.

Apple memimpin kenaikan perusahaan teknologi dengan menguat 4%. Keuntungan itu di dapat usai memutuskan pemecahan saham sehingga investor pun membeli saham Apple.

Baca Juga: Wall Street Ditutup Lesu Usai Pertemuan The Fed

Kemudian saham Walmart naik lebih dari 6% setelah perusahaan mengumumkan akan meluncurkan program keanggotaannya sendiri, Walmart + pada akhir bulan ini. Saham Zoom juga melonjak 40,8% setelah pendapatan perusahaan konferensi video ini meningkat lebih dari empat kali lipat pada kuartal kedua.

"Itu hanya pedoman yang dibaca investor sekarang. Mereka memainkan momentum (pandemi), tetapi saya pikir itu berubah. Saat pemulihan ekonomi berlanjut, saya pikir akan ada perluasan saham yang berpartisipasi dalam rally ini," ujar Kepala Strategi Investasi Northwestern Mutual Wealth Management Brent Schutte, dilansir dari CNBC, Rabu (2/9/2020).

Baca Juga: Wall Street Ditutup Menguat, Investor Abaikan Resesi Imbas Covid-19

Pasar saham juga mendapat sentimen positif dari data manufaktur yang lebih baik dari perkiraan Institute for Supply Management. PMI manufaktur perusahaan Agustus tertinggi dalam 19 bulan, pesanan baru meningkat.

Sementara itu, saham Tesla turun 4,7% setelah pengajuan peraturan mengungkapkan perusahaan akan menjual hingga USD5 miliar sahamnya sendiri.

Investor juga sedang menunggu laporan pekerjaan bulanan yang diperkirakan akan menunjukkan pemulihan pada gustus. Ekonom memperkirakan bahwa 1,255 juta pekerjaan tercipta selama Agustus. (fbn)

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini