Jakarta PSBB Total, Begini Reaksi Pengusaha Transportasi

Ichsan Amin, Jurnalis · Jum'at 11 September 2020 18:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 11 320 2276338 jakarta-psbb-total-begini-reaksi-pengusaha-transportasi-tPZhevQzfX.jpeg PSBB (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sektor transportasi masih meraba-raba rencana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total seperti apa yang akan diterapkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Sejumlah pihak sudah pesimis, penerapan kembali PSBB memulai langkah dari nol lagi, ketika penerapan PSBB dimulai.

Ketua Umum Organda Adrianto Djokosoetono mengatakan, pengalaman PSBB sudah pernah diterapkan beberapa bulan sejak pandemi Covid-19 mulai melanda tanah air, khususnya di Ibukota Jakarta.

“Dan yang pasti kita masih menunggu apa perubahan mendasar pada PSBB yang akan diterapkan Gubernur DKI Jakarta. Apakah berbeda dengan sebelumnya atau bagaimana,” ujarnya di Jakarta, Jumat (11/9/2020).

Menurutnya, pengaruh PSBB terhadap sektor angkutan darat jelas memberikan dampak dari sisi permintaan (demand).

“Tapi saya kira, pegaruh ini sudah diantisipasi sebab kita sudah pernah mengalaminya. Kita sudah ada standar protokol ketat yang pasti,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia, Kurnia Lesani Adnan mengatakan, pihaknya masih melihat perkembangan mengenai rencana Gubernur Anies menerapkan PSBB total. Dia mengaku belum bisa berbuat banyak.

“Yang pasti kita menunggu koordinasi aturannya seperti apa dengan pemerintah pusat, terutama di sektor angkutan antar kota antar propinsi (AKAP),” ujarnya.

 

Menurut dia, informasi mengenai rencana gubernur DKI tersebut memberikan stigma di masyarakat. “Tapi khan stigma itu juga kita counter dengan kampanye terus menerus melalui protokol kesehatan yang ketat, hasilnya naik pelan-pelan dari sisi load factor kami di AKAP meski masih dibawah 50% atau tepatnya di persentase 38%,” ujarnya.

Dia menambahkan, rakyat yang kesusahan bagaimana pun akan berusaha untuk tetap bisa bertahan hidup. “Kalau kami di angkutan AKAP diibaratkan rakyat, ya tetap akan berusaha untuk bertahan hidup. Mau PSBB total atau apapun itu, pasti ada jalan. Bus kosong pun, akan kami jalankan dengan sistem angkut terbuka kalau perlu,” tegasnya.

Rencana Gubernur Anies menerapkan kembali PSBB yang diistilahkan menarik rem darurat akan dimulai pekan depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini