Wajib Tahu 4 Hal Ini Sebelum Terjun ke Bisnis Properti

Natasha Oktalia, Jurnalis · Jum'at 11 September 2020 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 11 470 2276222 wajib-tahu-4-hal-ini-sebelum-terjun-ke-bisnis-properti-2aV4kZab7D.jpeg Rumah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Menjalankan investasi properti bukan perkara mudah. Sebab dibutuhkan segala persiapan dan pengetahuan mengenai industri properti.

Misalnya pengetahuan mengenai pemeliharaan aset hingga biaya-biaya yang menunjang usaha properti. Untung yang diatawarkan dari bisnis tersebut besar dan menggiurkan, makanya banyak orang yang mencari peruntungan dari bisnis tersebut.

Namun, kurangnya teliti dalam menghitung biaya bisa menyebabkan investasi properti tidak mendapatkan keuntungan. Sebab, biaya tidak hanya dihitung ketika membeli properti, namun mencakup biaya selagi memegang hingga menerima hasil penjualan properti. 

Seperti yang dijelaskan dalam buku Fund Planning, karya Mike Rini Sutikno, Jakarta, Jumat (11/9/2020). Berikut beberapa biaya yang harus diperhatikan.

1. Biaya pemeliharaan aset properti.

Besaran biaya umumnya naik apabila ukuran properti makin besar. Nah biaya pemeliharaan ini dibagi menjadi dua, biaya rutin dan biaya interior serta eksterior.

Biaya rutin meliputi listrik, telepon, kebersihan dan air. Sedangkan biaya ekterior interior meliputi biaya renovasi berkala, pengecata, dan lain-lain.

2. Biaya pajak.

Dalam pembelian properti, terdapat pajak yang dikenakan dari pemerintah. Apabila membeli melalui developer biasanya pajak telah dimasukkan kedalam harga jual.

Besaran pajak tentunya berbeda. Bergantung pada jenis, nilai, dan lokasi properti.

3. Biaya asuransi.

Biaya yang dibayar untuk pembelian premi asuransi yang terkait dengan kepemilikan properti, misalnya asuransi kerugian harta dan benda yang mencakup kerusakan pada bangunan dan isi. Biaya tersebut sangat penting dialokasikan mengingat tingginya risiko penurunan nilai fisik properti akibat adanya musibah dan bencana.

4. Biaya iklan.

Biaya tersebut digunakan saat penjual membutuhkan media promosi untuk menyewakan atau menjual properti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini