Cara Kerja Anak Buah Sri Mulyani untuk Capai Tujuan

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 12 September 2020 21:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 12 455 2276708 cara-kerja-anak-buah-sri-mulyani-untuk-capai-tujuan-kYjdjx2aJz.jpg Menuju Kesuksesan (Shutterstock)

JAKARTA - Menjadi sukses tentu menjadi impian setiap orang yang hidup. Untuk mencapai kesuksesan tersebut memiliki jalannya masing-masing.

Oleh karena itu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan goals terlebih dahulu. Namun, beberapa orang, masih kebingungan dalam memilih goals kariernya.

 Baca juga: Jakarta PSBB Total Lagi, Jasa Pesan Antar Jadi Solusi di Bisnis Makanan

Direktur Jenderal Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (Dirjen PPR) Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan, langkah pertama yang dilakukan adalah menentukan terlebih dahulu rencana atau tujuannya. Setelah itu, barulah di breakdown kembali jalan apa saja yang harus ditempuh untuk menuju ke tujuan tersebut.

Luky pun mengibaratkan seseorang yang ingin mencapai tujuannya seperti orang yang ingin pergi menuju Surabaya. Untuk menuju ke Surabaya, ada beberapa jalan yang bisa dipilih baik itu tol, hingga jalan nasional.

 Baca juga: Begini Cara Menjalankan Bisnis di Tengah Jakarta PSBB Lagi

"Kita memang bagus mensetting goals kita," ujarnya dalam diskusi virtual, Sabtu (12/9/2020).

Menurut Luky, hal lain yang perlu diperhatikan adalah bagaimana menyiapkan diri dalam menghadapi tantangan. Sebab, untuk mencapai sebuah goals biasanya muncul hambatan di tengah jalan.

"Kita menyiapkan tujuan kita ke Surabaya. Paling bagus lewat jalan tol street ke Surabaya. Pada kenyataannya ketemu banyak hambatan dan tantangan. Jadi di breakdown. Kalau dibutuhkan harus penyesuaian penyesuaian karena hidup enggak selalu mulus," jelasnya

Nantinya, tantangan tersebut harus bisa dipelajari untuk menjadi sebuah pengalaman di masa mendatang. Sehingga ketika situasi yang sama kembali terjadi, sudah ada langkah antisipasinya.

"Jangan pernah berhenti belajar. Selalu belajar-belajar terus," kata Luky.

Selain itu, seseorang juga harus tetap mengeksplor kemampuannya sesuai perkembangan zaman. Sehingga, ketika sesuatu hambatan menghadang bisa diselesaikan dengan baik.

Sebagai salah satu contohnya adalah ada pada kasus pandemi virus corona (Covid-19) yang terjadi pada saat ini. Saat dirinya kuliah dahulu, tidak pernah dipelajari masalah cara mengatasi atau mengantisipasi dampak virus pada perekonomian.

Sementara jika melihat dari masa lalu juga sudah terjadi ratusan tahun lalu, Tentunya dari sisi zaman dan perkembangan teknologi sudah sangat jauh berbeda dengan saat ini.

"Di tes ilmu bagaimana menghadapi pandemi. Jadi ilmu ekonomi antar fiskal moneter itu sudah berubah enggak bisa diterapkan kembali. Itu sesuatu yang baru. Jadi patternya berbeda beda. Tapi siap melakukan penyesuaian tapi sesuai dengan goals," jelas Luky.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini