Ingin Investasi, Kenali Diri Sendiri hingga Berkomitmen

Safira Fitri, Jurnalis · Sabtu 12 September 2020 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 12 622 2276664 ingin-investasi-kenali-diri-sendiri-hingga-berkomitmen-aGS0ZTiDRa.jpg saham (Shutterstock)

JAKARTA - Umumnya, investasi merupakan salah satu metode menabung dengan kelebihan mendapat keuntungan dari jumlah nominal yang disetorkan. Selain itu, tujuan investasi juga untuk mendapatkan tingkat pengembalian dari uang yang disimpan agar dapat digunakan untuk pemakaian yang ditunda.

Seseorang harus sadar akan kebutuhan masa depan yang lebih besar daripada saat ini. Biaya hidup inilah yang dapat memicu orang tersebut untuk berinvestasi agar dapat memenuhi kebutuhannya di masa depan.

 Baca juga: BLT Rp600.000 Cair saat PSBB, Jangan Lupa Stok Makanan

Tantangan lain di masa depan adalah laju inflasi yang tinggi. Adanya instrumen investasi memungkinkan seseorang dapat memenuhi kebutuhan masa depannya dengan menentukan prioritas kebutuhan, menetapkan perencanaan yang baik, serta melaksanakannya secara disiplin.

Berikut adalah hal-hal yang perlu diketahui dalam berinvestasi seperti dilansir dari buku Cara Cerdas Berinvestasi: via Online Trading oleh Endah Tri Utami, Jakarta, Sabtu (12/9/2020).

 Baca juga: Pentingnya Kelola Keuangan saat Resesi, Bisa Terhindar dari Utang

1. Mengenali diri sendiri

Sama halnya dengan mengetahui kebutuhan sendiri, sehingga akan lebih mudah merencanakan masa depan. Misalnya, kebutuhan dana yang perlu direncanakan adalah untuk membeli rumah, biaya sekolah, liburan, atau membeli mobil.

Atas hal tersebut, sebaiknya diri sendiri memahami bagaimana menentukan jumlah uang yang diperlukan di masa depan dengan cara mengenali kebutuhan-kebutuhan tersebut. Adapun sebelum melakukan investasi, cek terlebih dahulu apakah masih memiliki hutang?

 Baca juga: Beda Investasi Saham dan Pasar Uang, Mana yang Lebih Untung?

Jika masih, sebaiknya melakukan pelunasan terlebih dulu sebelum melakukan perencanaan keuangan lainnya. Sebab, kenaikan bunga kredit akan tinggi seiring dengan berjalannya waktu dan dapat lebih membebani.

2. Menentukan komitmen

Jika sudah mengetahui kebutuhan diri sendiri dalam berinvestasi, saatnya untuk menetapkan komitmen. Caranya adalah dengan membuat anggaran keuangan. Tak perlu dengan cara rumit, yang penting dapat memastikan bahwa pengeluaran tersebut telah sesuai dengan perencanaan dan siap dilaksanakan.

3. Menetapkan tujuan

Sangat memungkinkan jika memiliki lebih dari satu tujuan dalam berinvestasi. Tapi, tak semua tujuan itu dapat dicapai secara bersamaan. Oleh sebab itu, harus menentukan skala prioritas tujuannya.

Jika sudah, selanjutnya adalah perhitungkan jumlah dana yang harus disiapkan untuk mencapai tujuan tersebut, sehingga tahu persis berapa jumlah dana yang dibutuhkan.

4. Disiplin

 

Walau terlihat sepele, disiplin bukan hal yang mudah dilakukan. Oleh sebab itu, harus memotivasi diwi bahwa dengan disiplin dapat memperkecil kemungkinan gagal dalam mencapai tujuan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini