Anies Silang Pendapat dengan Menteri-Menteri Jokowi soal PSBB, Ini Faktanya

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 13 September 2020 10:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 13 320 2276873 anies-silang-pendapat-dengan-menteri-menteri-jokowi-soal-psbb-ini-faktanya-pfeQA2gBav.jpg PSBB (Okezone)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengambil kebijakan untuk kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total pada Senin 14 September 2020. Keputusan itu diambil ketika wabah virus corona atau Covid-19 di wilayah Ibu Kota kian berkecamuk.

Namun, rencana Anies itu dikritik sejumlah menteri yang duduk di kabinet Indonesia Maju. Adapun para pembantu Presiden Jokowi itu yang menyentil Anies soal PSBB total ini adalah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. Mereka menilai Anies terlalu terburu-buru, sehingga menimbulkan gejolak perekonomian di Indonesia.

 Baca juga: Jakarta PSBB Lagi, Penumpang KRL Dibatasi Hanya 74 Orang

Silang pendapat antara Anies dan para menteri itu menarik untuk dibahas. Okezone pada Minggu (13/9/2020) merangkum fakta-fakta perdebatan para pejabat publik tersebut :

1. Pengumuman Rencana PSBB Total dengan Waktu Penerapan Hanya Berjarak 4 Hari

Anies mengumumkan bakal menerapkan kembali PSBB total di Jakarta pada Rabu (9/9/2020). Lalu, dia menyebut kebijakan itu akan mulai berlaku pada Senin 14 September 2020. Artinya, sejumlah aktivitas yang sudah mulai dilonggarkan saat PSBB transisi kembali dibatasi dan hanya memakan waktu sosialisasi selama 4 hari.

 Baca juga: Jakarta PSBB Total, Kadin: Untuk Setop Orang Masuk RS Imbas Covid-19

2. Anies Umumkan Rencana PSBB Total, IHSG Langsung Anjlok

Pengumuman PSBB di Jakarta membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kaget dan anjlok pada perdagangan Kamis 10 September 2020. BEI pun langsung melakukan trading halt karena IHSG anjlok 5%. IHSG berhenti di level 4.891,88 atau 4.892. Saat itu, IHSG melemah 257,5 poin atau 5% di 4.891.88. Pada pembukaannya, IHSG sudah turun 217,4 poin atau 4,22% di 4.932.

Namun, efek pengumuman PSBB Jakarta oleh Gubernur DKI Jakarta hanya sehari saja. Sebab, pada perdagangan Jumat 11 September, IHSG ditutup menguat 2,56% dan kembali ke level 5.000 tepatnya di 5.016.

 Baca juga: Jakarta PSBB Total lagi, Jam Operasional KRL Akan Dievaluasi

3. Menko Airlangga Sebut IHSG Anjlok Imbas Anies Umumkan PSBB Total

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membongkar penyebab Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami trading hal. Hal ini dikarenakan pengumuman keputusan PSBB Jakarta yang diperketat lagi oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Beberapa hal yang kita lihat sudah menampakkan hasil positif, berdasarkan indeks sampai dengan kemarin, karena hari ini indeks masih ada ketidakpastian karena announcement Gubernur DKI (Anies Baswedan) tadi malam, sehingga indeks tadi pagi sudah di bawah 5.000," ungkap Airlangga dalam diskusi virtual.

4. Menperin Khawatir Kebijakan Anies Memengaruhi Industri Manufaktur

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mencatat, keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menarik rem darurat dengan menerapkan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta akan mempengaruhi sektor industri manufaktur. Pengaruhnya tidak saja terjadi di Jakarta, tapi juga seluruh industri manufaktur di Indonesia.

"Kita sudah mendengar beberapa berita bahwa DKI Jakarta kembali menerapkan PSBB kembali, dan ini sedikit banyak akan kembali mempengaruhi industri manufaktur yang ada di Indonesia," ujar Agus, dalam paparannya secara virtual, Jakarta.

5. Mendag Minta Penerapan PSBB Total Tak Mengganggu Distribusi Logistik

Menteri Perdagangan, Agus Supramanto meminta kebijakan PSBB total itu tak memengaruhi arus pendistribusian logistik di Jakarta. Sebab, bila ruang gerak mereka juga dibatasi, maka bisa melumpuhkan perekonomian.

"Setiap wilayah yang memberlakukan PSBB harus memberikan kelancaran jalur-jalur distribusi termasuk logistik supaya usaha dan perekonomian tetap berjalan," kata Agus dalam diskusi daring di Jakarta, Kamis (10/9/2020).

6. Anies Putuskan Duduk Bareng dengan Airlangga untuk Membahas Detail PSBB Total

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, saat ini Pemprov DKI Jakarta masih menyusun regulasi pelaksanan PSBB total yang akan berlaku pada Senin 14 September mendatang. Menurutnya, detail pelaksanaan yang boleh atau tidak dilakukan selama PSBB akan dituangkan dalam Pergub tersebut, termasuk sanksinya.

"Kami akan membahas semunya besok (kemarin-red). Kami menghormati permintaan bapak Menteri Koordinator Perekonomian (Airlangga Hartarto) selaku ketua Satgas Covid-19 untuk membahas detail perkantoran besok" kata Anies di Balaikota DKI Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini