84% Pelaku Usaha Kecil Alami Kerugian Selama Pandemi Covid-19

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 15 September 2020 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 455 2278068 84-pelaku-usaha-kecil-alami-kerugian-selama-pandemi-covid-19-4MvNp9lTFu.jpeg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan survei kepada 34,599 responden pelaku usaha yang terkena dampak pandemi virus corona atau Covid-19 selama 10-26 Juli 2020.

Alhasil, 80% lebih responden mengakui mengalami penurunan pendapatan akibat pandemi virus covid-19.

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengatakan ada 3 unsur pelaku usaha yang disurvei yang terdiri dari Usaha Menengah Besar (UMB), Usaha Menengah Kecil (UMK) dan Pertanian.

Baca Juga: Orang Kaya Punya Tabungan Rp10 Miliar Diminta Belanja Produk UMKM

Adapun 84% UMK dan 82% UMB cenderung mengalami penurunan pendapatan sejak pandemi terjadi.

"Sementara itu 59,8% UMK dan 49,4 persen UMB masih tetap beroperasi normal di tengah pandemi," kata Kecuk saat konferensi pers melalui video teleconference di Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Dia melanjutkan secara sektoral, ada 3 sektor usaha yang paling terdampak oleh pandemi Covid-19. Ketiganya adalah sektor akomodasi, makanan, dan minuman; sektor jasa lainnya; serta sektor transportasi dan pergudangan.

Baca Juga: 1.141 UMKM Bergabung ke Pertamina Selama Covid-19

" Pelaku usaha akomodasi, makanan, dan minuman yang mengaku mengalami penurunan pendapatan mencapai 92,47 persen. Kemudian, sebanyak 90,34% pelaku usaha sektor transportasi dan pergudangan yang disurvei mengaku mengalami penurunan pendapatan," katanya.

Sementara itu, hanya 59,15% dari pelaku usaha real estate yang mengaku mengalami penurunan pendapatan di tengah pandemi Covid-19. Kemudian, 68% pelaku usaha sektor air dan pengelolaan sampah mengaku mengalami penurunan pendapatan.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini