Realisasi Anggaran PEN Baru 34,6%, Ini Rinciannya

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 17 September 2020 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 320 2279143 realisasi-anggaran-pen-baru-34-6-ini-rinciannya-Wo7NCMT75I.jpg Realisasi Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), melalui Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi (Satgas PEN) sudah membantu menyalurkan anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebanyak Rp87,58 triliun.

Satgas PEN akan berupaya mendorong agar penyerapan anggaran mitigasi tersebut mencapai Rp100 triliun hingga akhir kuartal III.

"Target agar penyerapan bisa mencapai Rp100 triliun pada kuartal III merupakan bagian dari proses yang krusial untuk menetralkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang negatif pada kuartal II," kata Ketua Satgas PEN Budi Gunadi Sadikin, dalam keterangannya, kamis (17/9/2020).

Baca Juga: Jokowi Transfer BLT Subsidi Gaji Rp1,2 Juta ke 398 Ribu Honorer

Penjelasannya, PDB Indonesia sekitar USD1 triliun atau Rp14.500 Triliun. Jika dibagi empat kuartal, maka diperoleh PBD Rp3.600 triliun per kuartal.

Namun dengan pertumbuhan minus 5,3% pada kuartal lalu, maka 5,3% dari Rp3.600 triliun akan didapati angka pertumbuhan yang terkoreksi sekitar minus Rp188 Triliun.

Hingga 14 September 2020, penyerapan anggaran pemulihan ekonomi nasional sudah mencapai Rp240,9 triliun atau 34,6% dari pagu anggaran Rp695,2 triliun.

Baca Juga: Satgas PEN Kejar Target Habiskan Rp100 Triliun Sampai Akhir September

Dari jumlah ini, penyerapan klaster program PEN yang didorong oleh Satgas PEN yaitu di sektor perlindungan sosial, UMKM, dan Kementerian/Lembaga/Pemda mencapai Rp204,97 triliun, dengan rincian penyerapan sebagai berikut:

1. Program Subsidi Gaji dianggarkan Rp37,8 triliun, realisasi yang sudah digunakan Rp7 triliun atau 17,4 %.

2. Banpres Produktif UMKM dianggarkan Rp22 triliun, realisasi yang digunakan Rp13 triliun atau 61 %.

3. Kartu Sembako dianggarkan Rp43,6 triliun, realisasi yang sudah digunakan Rp30 triliun atau 69,2 %.

4. Program Keluarga Harapan dianggarkan Rp37,4 triliun, realisasi yang sudah digunakan Rp29,1 triliun atau 77,9 %.

5. Bansos Tunai dan Non Tunai dianggarkan Rp39,2 triliun, realisasi yang sudah digunakan Rp28 triliun atau 71,9 %.

6. BLT Dana Desa dianggarkan Rp31,8 triliun, realisasi yang sudah digunakan Rp11 triliun atau 34,4 %.

7. Program Padat Karya K/L dianggarkan Rp18,4 triliun, realisasi yang sudah digunakan Rp11 triliun atau 59,5 %.

8. Program Subsidi Bunga UMKM dianggarkan Rp35,28 triliun, realisasi yang sudah digunakan Rp3 triliun atau 7,65 %.

Program baru lain yang diluncurkan pada Agustus 2020 yaitu Banpres Produktif Usaha Mikro sudah mencapai penyerapan sebesar Rp 13 Triliun atau 61% dari total pagu anggaran Rp22 Triliun, menjangkau 5,5 juta penerima manfaat dari target 9,1 juga usaha mikro. Pemerintah juga berencana menaikkan penerima manfaat menjadi 12 juta untuk program ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini