Komisi IV DPR Soroti Anggaran Ayam Lokal dan Bengkel Alsintan

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 21 September 2020 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 320 2281248 komisi-iv-dpr-soroti-anggaran-ayam-lokal-dan-bengkel-alsintan-NIItByPmDz.jpg Ayam (Foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi IV DPR RI mengkritisi anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) pada 2021. Di antaranya anggaran pada Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH). Adapun anggara itu untuk program pengadaan 500.000 ayam lokal untuk masyarakat senilai Rp33,7 miliar di tahun 2021.

Ketua Komisi IV dari Fraksi PDIP Sudin mengatakan, anggaran program pengadaan ayam lokal tersebut terlalu besar yang malah akan menjadi beban untuk negara.

"Sekarang kalau kita mau kasih bantuan kepada masyarakat, misalnya ayam, paling tidak ya tidak semua beban dibebankan ke kita (negara)," kata Sudin di Gedung DPR, Senin (21/9/2020).

Baca Juga: Mentan Beli 500 Ribu Ekor Ayam Rp33,7 Miliar, Buat Apa? 

Dia menjelaskan, dalam program ini tidak perlu dilakukan pengadaan kandang dan pakan untuk ayam. Sebab, masyarakat dinilai mampu untuk membuat kandang dan pakan sendiri berdasarkan sumber daya alam yang ada di sekitarnya.

"Kalau di kampung dikasih bantuan ayam, Insya Allah pasti mereka bikin kandang walaupun dari bambu, paling enggak begitu. Kalau pakan saya kira juga enggak perlu dibantu, karena terkadang kalau mereka ada nasi berlebih lalu dikasih ke ayam, dimakan kok," jelasnya.

Sudin melanjutkan program pengadaan ayam lokal ini jika diperhitungkan maka harga ayam sebesar Rp67.400 per ekor.

"Masak kasih kandang, ini enggak perlulah. Cobalah, saya minta hitung lagi ini. Kalau harga satu kandang bisa dijadikan ayam lagi, kan lumayan, berarti kan volumenya bertambah," bebernya.

Harga Ayam Potong di Pasar Kemiri Muka Tembus Rp 70 Ribu Per Ekornya

Lalu, Komisi IV DPR RI menyoroti anggaran Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Rp13,28 miliar untuk program perbengkelan alat mesin pertanian (alsintan) tahun 2021. Bantuan perbengkelan itu diberikan kepada 18 desa di 18 kabupaten, sehingga per desa mendapatkan sekitar Rp738 juta.

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Demokrat Suhardi Duka menilai program itu seharusnya bisa diperluas ke seluruh provinsi di Indonesia.

"Dirjen PSP perbengkelan Rp13,28 miliar 18 unit itu Rp738 juta per unit. Saya minta supaya diluaskan supaya setiap provinsi ada, 34 provinsi," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini