6 Cara Memasang Atap Rumah Bebas Bocor

Safira Fitri, Jurnalis · Rabu 23 September 2020 14:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 23 470 2282453 6-cara-memasang-atap-rumah-bebas-bocor-2zojyqzuE6.jpeg Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Atap sering kali disebut sebagai mahkota dari sebuah rumah. Pasalnya, fungsi atap secara umum digunakan sebagai penutup dari keseluruhan ruangan di rumah terhadap pengaruh panas, hujan, debu, kotoran, dan angin.

"Berhubungan dengan hal tersebut, anda tidak boleh sembarangan dalam memilih atap. Atap harus disesuaikan dengan bentuk dan model rumah. Sebab, hal tersebut sangat berpengaruh terhadap penampilan, biaya, iklim, dan material yang digunakan," tutur Amelia Vina penulis buku Hunian Tampil Memukau dengan Atap dan Kanopi, Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Oleh karena itu, beberapa fungsi atap serta tips dalam memasang atap yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut.

Baca juga: 7 Cara Hemat Listrik dengan Manfaatkan Cahaya Alami

1. Sebagai nilai seni rumah

Agar sebuah atap terlihat menarik dan mampu memberikan nilai seni yang baik terhadap penghuni rumah dan orang yang melihat, sebaiknya atap yang digunakan selaras dengan rumah dan sesuai selera penghuninya.

Selain itu, atap merupakan elemen sebuah rumah yang mempunyai nilai seni dominan. Maka dari itu, atap berpengaruh dalam membangun suatu rumah.

Dengan mempertimbangkan hal tersebut, maka gunakanlah atap berkualitas baik, mampu memberikan jaminan keselamatan jiwa, serta membuat rumah tampil indah dan menawan.

2. Sebagai peredam suara

Agar tercipta sebuah peredam suara yang baik, seperti sebagai peredam suara petir, hujan, suara mesin pesawat terbang, kendaraan lalu lintas, dan lain-lain, maka gunakanlah bahan yang tebal dan padat, seperti penggunaan genting karang pinang yang mempunyai kualitas tebal dan baik.

"Namun, jika anda menginginkan atap yang berkualitas tebal, tetapi dengan bahan yang ringan, anda dapat menggunakan atap yang terbuat dari aspal dengan campuran serat." jelas penulis

Baca juga: 5 Manfaat Declutter yang Bikin Rumah Jadi Lebih Harmonis

3. Sebagai pelindung dari angin

Pemilihan atap yang tepat, baik, dan memiliki standar kualitas ketebalan dapat memberikan keselamatan jiwa. Selain itu, penyambungan material antarkomponen pun harus kuat dan kokoh.

Selain itu, pastikan juga bahwa material penutup tertata secara sempurna, sehingga tidak terjadi kebocoran ketika hujan. Atau pun saat kondisi cuaca buruk, terjangan angin yang kuat membuat atap terlepas dengan sendirinya.

4. Sebagai pelindung dari petir dan api

"Bagi anda yang mempunyai rumah di daerah dataran tinggi, tidak ada salahnya jika atap rumah dipasangi penangkal petir demi keselamatan jiwa anda." ujar penulis.

Elemen dari penangkal petir tersebut dapat mengubah percikan bunga api menjadi netral, sehingga tidak mudah terjadi ledakan dan kebakaran. Pilihlah bahan berkualitas baik, seperti tembaga, kuningan, atau besi.

Selain itu, hendaknya menggunakan penutup atap yang terbuat dari bahan yang tidak mudah terbakar, seperti send dan baja.

5. Sebagai pelindung dari badai

Gunakan bahan material yang bagus, berkualitas, tebal, dan kedap air. Demikian halnya bahan pelapis antibocor, yang dapat diaplikasikan secara bersamaan dengan pemasangan atap agar sambungan atap tidak mudah bocor.

Bentuk atap juga harus dipertimbangkan agar sesuai dengan cuaca dan iklim setempat. Pada daerah tropis, penggunaan atap miring merupakan solusi terbaik. Sebab, dengan bentuk ini, saat hujan air dengan cepat mengalir ke bawah tanpa harus mengendap terlebih dahulu di atap.

Agar terhindar dari cipratan air hujan yang turun dari atap, alangkah baiknya jika pada bagian bawah atap diberi teritisan. Biasanya, teritisan tersebut digunakan pada rumah dengan konsep modern yang beratap miring.

Elemen tersebutlah yang membuat air hujan tidak mengenai dinding secara langsung. Sebab, bila ada air hujan terus-menerus membasahi dinding rumah, lama-kelamaan dinding akan retak, rapuh, dan lembab.

6. Sebagai pelindung dari sinar matahari

Penggunaan atap miring juga memiliki manfaat yang lebih banyak dibandingkan model atap lainnya. Sebab, pada bagian bawah atap, terdapat rongga yang cukup untuk sirkulasi udara dan berfungsi sebagai pengusir panas.

Selain itu, bahan material yang digunakan juga memberikan peranan ekstra dalam menangkal panas. Misalnya, penggunaan alat insulator mampu mengurangi hawa panas pada siang hari.

Namun, jika ingin memberikan cela-cela kecil agar sinar matahari dapat masuk ke dalam rumah, terutama bagian rumah yang tidak berjendela, atap transparan dan kaca berlaminasi yang ditempatkan pada bagian yang jarang terkena sinar matahari dapat menjadi solusi, sehingga sinar matahari yang masuk ke dalam rumah tidak berlebihan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini