6 Fakta Sistem Logistik Nasional, RI Tak Ingin Dilecehkan Singapura

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 26 September 2020 10:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 320 2283809 6-fakta-sistem-logistik-nasional-ri-tak-ingin-dilecehkan-singapura-ryjWZUcHcS.jpg Pelabuhan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah akan segera memperbaiki sistem logistik di Indonesia. Pasalnya, selama ini pesoalan logistik di Tanah Air masih belum dikembangkan secara baik. Bahkan, turut meribetkan para pelaku usaha yang hendak mengurus dokumen ekspor- impor.

Terkait adanya hal tersebut Okezone sudah merangkum beberapa fakta perbaikan sistem logistik nasional, Jakarta, Sabtu (26/9/2020).

1. Sistem Logistik Indonesia seperti Benang Ruwet

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan sistem logistik Indonesia seperti benang ruwet.

"Kita semua tahu, gambaran sistem logistik kita saat ini seperti benang ruwet. Meski dulu sudah merintis dengan adanya national single window yang menghubungkan beberapa dari kementerian dan lembaga , kalau enggak salah dulu mulai 16, namun belum sampai buat satu sistem ekosistem yang bisa mempermudah di dalam transaksinya dengan para pelaku usaha," ujar Sri Mulyani dalam diskusi virtual, Kamis (24/9/2020).

2. Pemerintah Bentuk National Logistic Ecosystem (NLE)

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menilai program NLE ini nantinya akan meningkatkan kinerja ekspor dan impor di Tanah Air. Karena lalu lintas barang akan lebih cepat.

"Penerapan NLE ini akan mempercepat proses ekspor impor sehingga menyelaraskan arus lalu lintas barang dengan arus dokumen internasional. Ini kita sambut dengan sangat baik karena akan meningkatkan produktivitas dan juga nilai ekspor maupun impor. Kami mengapresiasi sekali terhadap semua entitas logistik," kata Agus dalam konferensi pers bersama kementerian/lembaga "Ekosistem Logistik Nasional" secara virtual, Kamis (24/9/2020).

3. NLE Percepat Barang

Agus menyampaikan, proses ini akan memperlancar barang mulai dari kedatangan sarana pengangkut, ke pelabuhan, sampai ke gudang. Dengan peran entitas logistik ini memang masih sangat dibutuhkan agar ekosistem logistik di Indonesia bisa berdampak maksimal.

Pelabuhan

4. NLE Akan Mempermudah Pelayanan Perizinan

Agus mengaku akan melakukan penyederhanaan proses pelayanan perizinan terkait perdagangan internasional maupun domestik. Dengan ini akan mengoptimalkan penerapan-penerapan kebijakan lain di bidang perdagangan untuk mewujudkan efisiensi ekosistem logistik nasional seperti penataan pergudangan, serta bekerja sama dengan Pemerintah daerah untuk menjajaki pembangunan terminal-terminal yang sesuai kebutuhan.

5. 4 Pelabuhan Terapkan Sistem Canggih Logistik Nasional

Ada empat pelabuhan di Indonesia yang sudah menerapkan ekosistem logistik nasional atau National Logistic Ecosystem (NLE). Keempatnya yaitu Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang, Pelabuhan Belawan di Medan, dan Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta.

6. Ingin Saingi Perdagangan Singapura

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pembangunan ini dilakukan agar Indonesia tidak dilecehkan oleh Singapura serta bisa sejajar dengan negara Singapura.

"Kami ingin Batam jadi contoh green port pertama di Indonesia, Pelabuhan Batu Ampar. Besok saya juga ingin lihat ekolognas itu, supaya kita bisa sama dengan Singapura, supaya kita tidak dilecehkan Singapura sebenarnya kita dilecehkan ini karena kita sendiri," kata Luhut dalam diskusi virtual, Kamis (24/9/2020).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini