Wall Street Ditutup Menguat Berkat Saham Amazon hingga Facebook

Fakhri Rezy, Jurnalis · Sabtu 26 September 2020 07:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 26 320 2284036 wall-street-ditutup-menguat-berkat-saham-amazon-hingga-facebook-CBpPddgbs8.jpeg saham (Shutterstock)

NEW YORK - Wall Street berakhir menguat pada perdagangan Jumat (25/9/2020) waktu setempat. Hal ini karena saham-saham sektor teknologi rebound setelah anjlok hingga beberapa hari terakhir.

Melansir CNBC, Jakarta, Sabtu (26/9/2020), Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik 58,52 poin atau 1,3% pada 27.173,96, sedangkan S&P 500 naik 1,6% menjadi 3.298,46. Nasdaq menguat 2,26% menjadi 10.913,56.

 Baca juga: Wall Street Berakhir Menguat Ditopang Saham-Saham Teknologi yang Mulai Bangkit

Saham Amazon naik 2,5% dan Facebook naik 2,1%. Apple naik 3,8% dan Microsoft naik 2,3%.

Netflix ditutup 2,1% lebih tinggi. Sektor teknologi S&P 500 melonjak 2,4% dan untuk hari terbaiknya sejak 9 September, ketika turun 3,4%.

 Baca juga: Wall Street Bangkit Ditopang Saham Amazon

Sektor Operator kapal pesiar juga berkontribusi pada kenaikan Wall Street. Carnival, Norwegian Cruise Line dan Royal Caribbean masing-masing naik 9,7%, 13,7% dan 7,7%, setelah peningkatan dari analis Barclays.

"Aksi jual telah sedikit stabil selama beberapa hari terakhir, tetapi masih belum ada tanda-tanda kekuatan yang nyata," kata Mark Newton, anggota pengelola di Newton Advisors, dalam sebuah catatan.

“Dengan demikian, tren tetap bearish dan tidak banyak bertaruh pada rebound," tambahnya.

 Baca juga: Wall Street Anjlok, Kekhawatiran Lockdown hingga Stimulus Jadi Biang Kerok

Baik Dow dan S&P 500 membukukan penurunan beruntun empat minggu, penurunan terpanjang sejak Agustus 2019, meskipun ada reli pada hari Jumat. Dow kehilangan 1,8% minggu ini dan S&P 500 ditutup 0,6% lebih rendah minggu ini. Nasdaq Composite mengalami kenaikan mingguan pertama dalam empat minggu, naik 1,1% selama periode waktu tersebut.

Kinerja mingguan yang beragam itu mengikuti kekhawatiran seputar keadaan pemulihan ekonomi AS serta ketidakpastian seputar tagihan stimulus fiskal baru.

Demokrat DPR sedang mempersiapkan paket bantuan senilai USD2,4 triliun yang dapat mereka kejar secepatnya minggu depan, sumber yang mengetahui mengatakan rencana tersebut. RUU itu akan mencakup peningkatan tunjangan pengangguran dan bantuan untuk maskapai penerbangan, tetapi harga keseluruhan tetap jauh di atas apa yang para pemimpin Republik katakan mereka bersedia belanjakan.

Dalam pergerakan rata-rata bulanannya Wall Street mengalami kesulitan, dengan S&P 500 jatuh 5,8% pada September. Dow telah turun 4,4% selama periode waktu itu dan Nasdaq turun 7,3% bulan ini.

Sebagian besar kerugian bulan September terkonsentrasi pada saham teknologi megacap, yang membawa beban berat pada indeks. Saham Apple - perusahaan publik terbesar di AS berdasarkan kapitalisasi pasar - telah turun 13% bulan ini. Microsoft, Alphabet, Netflix, Amazon dan Facebook semuanya turun setidaknya 7,9% selama periode waktu itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini