Sepinya Mal di Pusat Jakarta Saat PSBB Diperpanjang

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 28 September 2020 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 28 320 2285028 sepinya-mal-grand-indonesia-saat-psbb-jakarta-diperpanjang-RbRxxD0AH2.jpg Pantauan Grand Indonesia saat Jakarta Perpanjang PSBB. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 11 Oktober 2020. Keputusan itu membuat aktivitas mal di wilayah Ibu Kota menjadi terbatas.

Berdasarkan pantauan Okezone, Senin (28/9/2020), di salah satu pusat perbelanjaan, Jakarta Pusat, sekira pukul 14.30 WIB, terpantau pengunjung di pusat perbelanjaan itu masih terpantau sepi.

Baca Juga: Ada PSBB, Pengusaha Ritel Rugi Rp200 Triliun

Saat hendak memasuki kawasan tersebut setiap orang harus diperiksa suhu tubuhnya. Beberapa pengunjung terlihat masuk ke beberapa tenant pakaian yang ada di dalam mal tersebut.

Namun, mayoritas mereka hanya melihat-lihat barang dan hanya sedikit yang berbelanja.

Baca juga: Tak Semua Dapat Keringanan dari Pengelola Mal, Tenat Terancam Tutup

Bergeser ke toko makanan dan kebutuhan sehari-hari, aktivitas di sana juga sepi. Pelayan di sana hanya memberikan layanan take away alias makanan dibawa ke rumah. Jumlah orangnya pun masih bisa dihitung jari.

Kondisi ini diamini seorang customer service yang bertugas, sebut saja namanya Tuti Harjanti.

GI

Menurutnya, pengunjung mal cenderung menurun saat PSBB berlaku. Dia memperkirakan pengunjung Mal Grand Indonesia hari ini sekitar 20-25%.

"Pengunjung memang berkurang terus tanpa harus diberi tahu. Hari ini pun semakin berkurang. Paling antara 20%-25%," kata Tuti, Senin (28/9/2020).

Dia menyebut akibat pengunjung sepi maka pihak manajemen mal menerapkan sistem kerja karyawan 50%.

"50% sisanya bekerja di hari yang lain," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menjelaskan, sejak PSBB kembali diperketat tercatat pengunjung mal hanya tersisa 10% hingga 20% saja jika dibandingkan dengan konsisi normal.

“Sejak PSBB Ketat diberlakukan mulai 14 September 2020 yang lalu ternyata mengakibatkan tingkat kunjungan turun drastis sehingga tinggal hanya tersisa 10% - 20% saja,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini