Begini Penampakan Restoran yang Suram dan Sepi di Mal Pusat Jakarta

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 28 September 2020 17:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 28 320 2285074 begini-penampakan-restoran-yang-suram-dan-sepi-di-mal-pusat-jakarta-1WpfUNXXIm.jpg Sepinya Restoran Saat Pemberlakuan PSBB. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Restoran biasanya ramai dengan suara riuh rendah dan gelak tawa para pengujung. Namun suasana itu sirna.

Kini suasana sepi senyap nampak begitu terasa di salah satu mal Jakarta Pusat. Kondisi itu akibat diperpanjangnnya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta.

GI

Baca Juga: Sepinya Mal di Pusat Jakarta Saat PSBB Diperpanjang

Tidak hanya restoran, pengunjung yang ada di dalam pusat perbelanjaan pun hanya dalam hitungan jari.

Berdasarkan pantauan Okezone, Senin (28/9/2020), terlihat tenant penjualan baju, sepatu, dan kebutuhan sehari-hari yang mayoritas dipenuhi pengunjung, juga tampak sepi.

GI

Namun yang sangat terasa adalah restoran. Pelayan di sana hanya menyajikan makanan untuk take away alias untuk tidak makan di tempat. Kebanyakan pembeli juga mayoritas adalah ojek daring.

GI

Baca Juga: Ada PSBB, Pengusaha Ritel Rugi Rp200 Triliun

Seorang customer service yang bertugas, sebut saja namanya Tuti Harjanti, menuturkan bahwa pengunjung mal cenderung menurun saat PSBB berlaku. Diperkirakan pengunjung mal hari ini sekitar 20%-25%.

"Pengunjung memang berkurang terus tanpa harus diberi tahu. Hari ini pun semakin berkurang. Paling antara 20-25%," kata Tuti, Senin (28/9/2020).

GI

Sebelumnya, restoran dan kafe yang beroperasi di wilayah Jakarta kembali dilarang menerima pengunjung untuk makan di tempat. Kebijakan itu dilakukan setelah Pemprov DKI memutuskan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti awal pandemi Covid-19.

GI

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, aturan itu mulai berlaku pada Senin 14 September 2020 Nantinya, para tamu restoran dan kafe hanya diizinkan untuk membeli makanan lalu membawa pulang pesanannya.

GI

"Kegiatan usaha makanan, rumah makan, restoran, cafe, diperbolehkan untuk tetap beroperasi, tetapi tidak diperbolehkan untuk menerima pengunjung makan di lokasi," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2020) lalu.

GI

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini