Ingat Ya Perbankan, Jangan Kejar-Kejar Nasabah

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 29 September 2020 07:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 28 320 2285162 ingat-ya-perbankan-jangan-kejar-kejar-nasabah-6eAOmeckyn.jpg Bank (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta agar perbankan tidak mengejar nasabah terdampak Covid-19 soal tagihan kredit.

OJK telah membuat kebijakan untuk mempermudah masyarakat yang terdampak pandemi serta meredam volatilitas pasar keuangan.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan telah memberi ruang gerak bagi sektor riil. Seperti program restrukturisasi perbankan, perusahaan pembiayaan dan LKM, relaksasi penilaian kualitas kredit atau pembiayaan atau penyediaan dana lain hanya berdasarkan satu pilar sampai dengan Rp10 miliar.

Kemudian relaksasi kewajiban pelaporan bagi emiten skala kecil dan skala menengah, imbauan tidak menggunakan debt collector, pengembangan ekosistem digital UMKM. Adapun kebijakan ini agar nasabah tidak dikejar perbankan.

"Dari OJK kami telah mengeluarkan berbagai kebijakan di antaranya bagaimana para nasabah tidak dikejar-kejar oleh bank tidak dikategorikan macet dan perbankan tidak perlu membuat pencadangan yang cukup besar, sehingga kita keluarkan POJK restrukturisasi yang disebut POJK 11," ujar Wimboh.

Baca Selengkapnya: Bos OJK Minta Perbankan Jangan Kejar-Kejar Nasabah

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini