RI Perbanyak Teknopreneur, Ini Sederet Keuntungannya

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 28 September 2020 20:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 28 455 2285169 ri-perbanyak-teknopreneur-ini-sederet-keuntungannya-n7pVo8uomS.jpg Ekonomi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (Inotek). Penandatangan itu terkait dengan Program Seribu Teknopreneur Sejuta Pekerjaan.

Penandatangan tersebut dilakukan secara virtual yang dihadiri Menristek Bambang Soemantri Brodjonegoro dan Pendiri Yayasan Inotek Sandiaga Salahuddin Uno.

Dalam sambutannya, Menristek Bambang Soemantri Brodjonegoro mengatakan pihaknya perlu bergerak cepat untuk dapat membantu para teknopreneur dalam mengolah Sumber Daya Alam melalui riset dan inovasi.

"Hal itu untuk menjadi produk akhir yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama membantu teknopreneur dalam menghadapi tantangan. Dan juga menangkap peluang di masa pandemi ini," ujar dia, Senin (28/9/2020).

 Rupiah Melemah di Angka Rp14.777/USD

Menurutnya, pada masa pandemi ini ada beberapa peluang yang dapat dimanfaatkan oleh dunia usaha untuk dapat menghadapi era adaptasi kebiasaan baru dengan memanfaatkan teknologi.

"Seperti belanja daring, pembayaran digital, hiburan daring, health wearables, teleworking, virtual learning, augmented reality (AR)/ virtual reality (VR), Supply Chain 4.0, Autonomous Robot/Drone, Contactless Logistic, Telemedicine, 3D Printing, dan Kecerdasan Artificial/ Machine Learning," ungkap dia.

Kemudian lanjut dia, difusi Teknologi Tepat Guna (TTG) juga berperan untuk meningkatkan kinerja dunia usaha. Terutama UKM dan para technopreneur untuk dapat meningkatkan nilai tambah produk.

"Jadi kami berharap melalui sinergi program Startup Inovasi Indonesia (SII) dan Program Seribu Teknopreneur Sejuta Pekerjaan, dapat menguatkan ekosistem kewirausahaan berbasis teknologi yang menyediakan lebih banyak lapangan pekerjaan. Dan juga pendampingan, pelatihan, dan fasilitas kebutuhan bagi para teknopreneur," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini