Unik, Bisnis Cafe Sambil Edukasi Pengelolaan Sampah

Mukhtar Bagus, Jurnalis · Selasa 06 Oktober 2020 12:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 06 455 2289132 unik-bisnis-cafe-sambil-edukasi-pengelolaan-sampah-8Y2Fp4IIXJ.png Kafe Unik yang Pemabayaraannya Pakai Sampah. (Foto: Okezone.com/iNews)

JOMBANG - Pada umumnya sampah bagi banyak orang hanya dibuang begitu saja. Namun tidak bagi seorang warga Kota Jombang Santi Ramadani.

Selaku Owner Ecobrick Cafe, Santi sengaja mendirikan cafe dengan nuansa sampah dan menggunakan alat pembayaran dari sampah karena merasa prihatin dengan tingkat kesadaran masyarakat akan arti pentingnya mengolah sampah.

Sehari-hari masyarakat rutin menabung sampahnya di rumah tanpa ada pemikiran untuk memilah dan mengolahnya menjadi barang yang lebih bermanfaat.

Baca Juga: Dari Bisnis Percetakan, Hendaru Sukses Setelah Banting Setir Usaha Ikan Koi

Dari situ, dirinya bertekad mengedukasi masyarakat agar mau mengolah sampah menjadi bahan yang lebih berguna.

"Ingin mengajak masyarakat untuk memilah kembali sampah-sampah yang ada di rumahnya agar tidak dibuang percuma dan mengotori kota," tuturnya, dikutip dari iNews, Selasa (6/10/2020).

Ecobrick Cafe sebenarnya pengembangan dari bank sampah yang selama ini dikelolanya. Menurutnya, saat ini sudah ada 174 orang yang menjadi nasabahnya.

Mereka yang menjadi pelanggan, rutin datang dan menabung di bank sampah dengan nilai saldo masing-masing yang bervariasi.

Baca Juga: Menkop Teten Minta Perguruan Tinggi Punya Laboratorium Kewirausahaan

Dengan dikembangkan usahanya dari sebelumnya yang hanya berupa bank sampah kini ditambah dengan Ecobrick Cafe ini, Santi berharap masyarakat semakin sadar akan perlunya memilah sampah yang ada di rumahnya agar tidak selalu dibuang dan mengotori kota.

"Jika dipilah dan dijual atau diolah menjadi barang yang lebih berguna, masyarakat tentu akan memperoleh pendapatan tambahan meskipun nilainya kecil," tuturnya.

Ecobrick Cafe juga sengaja menyediakan menu dari bahan rempah dan herbal yang alami agar masyaeakat semakin sehat di tengah wabah Covid-19 seperti saat ini.

Selain itu, cafe ini juga unik karena secara khusus melayani pelanggannya dengan alat pembayaran berupa sampah. Furnitur cafe tersebut pun hampir seluruh furniturnya terbuat dari sampah.

Seperti meja dan kursi untuk diduduki para pelanggan misalnya, semua terbuat dari bahan sampah yang dimasukkan ke dalam botol dan dirangkai menjadi furnitur yang keren.

"Untuk bisa ngafe di Ecobrick Cafe, para pelanggan juga tidak harus membayar dengan uang, tetapi cukup membawa sampah sebanyak-banyaknya," tuturnya.

Hanya dengan membawa sampah yang sudah dipilah-pilah, pelanggan pun bisa menikmati cafe secara sepuasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini