Ada Corona, Proyek Perkantoran di Jakarta Belum Ada yang Beres

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 07 Oktober 2020 13:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 470 2289789 ada-corona-proyek-perkantoran-di-jakarta-belum-ada-yang-beres-ueF8DgBCPj.jpg Proyek Perkantoran di Jakarta Belum Rampung hingga Kuartal III-2020. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Perkantoran di DKI Jakarta tidak akan ada tambahan baru pada kuartal III-2020. Selain pandemi, alasan lainnya adalah belum ada pembangunan gedung yang rampung pada kuartal III.Senior Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan, sebenarnya jika melihat proyeksi 2019 seharusnya ada pasokan baru perkantoran pada kuartal III-2020. Namun, ternyata pada kenyataannya, kebanyakan perkantoran baru akan selesai pada periode Oktober hingga Desember.

Secara keseluruhan pada tahun ini, hanya ada 10,3 juta meter persegi tambahan ruang perkantoran di DKI Jakarta. Dari angka tersebut 6,9 juta meter persegi atau sekitar 66% berada di kawasan CBD (Central Bisnis Distrik).

"Kalau dilihat di kuartal III-2020 tidak ada pasokan baru. Kalau kita lihat proyeksi pasok di 2020 itu kan ada tambahan," ujarnya dalam diskusi virtual, Rabu (7/10/2020).

Menurut Ferry, tidak adanya pasokan ini dikarenakan kegiatan konstruksi yang melambat. Ada beberapa faktor lambatnya pembangunan perkantoran baru, salah satunya adanya virus corona (Covid-19) yang membuat DKI Jakarta memberlakukan kembali kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II.

"Kebanyakan nanti selesainya itu di bulan Oktober sampai Desember kalau dilihat kegiatan konstruksinya melambat bisa mundur satu kuartal," jelasnya.

Menurut Ferry, meskipun begitu belum menjadi jaminan juga gedung-gedung perkantoran yang saat ini sedang dibangun tersebut akan bisa selesai tepat waktu. Karena ada kemungkinan juga akan terjadi penundaan operasional dari gedung perkantoran oleh developer.

"Makanya kita terus pantau penjadwalan ulang itu dimungkinkan sekali melihat sekarang kondisnya melambat," jelasnya.

Sementara gedung-gedung yang saat ini masih dalam tahap perencanaan sudah dipastikan akan dijadwal ulang. Hanya saja, Ferry tidak bisa memprediksi kapan pastinya para developer ini akan menjalankan kembali rencana pembangunannya.

"Gedung kantor yang sekarang masih dalam tahap konstruksi artinya belum kelihatan ada jadwal selesai dalam waktu dekat kemungkinan bisa ada penundaan jadwal operationnya. Kalau yang dalam perencanaan itu kemungkinan di jadwal ulang," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini