Selain Vaksin, Erick Thohir Diam-Diam Kunjungi Markas FIBA Bahas Piala Dunia

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Minggu 18 Oktober 2020 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 18 320 2295536 selain-vaksin-erick-thohir-diam-diam-kunjungi-markas-fiba-bahas-piala-dunia-yR5D4LCqJs.jpg Erick Thohir (Foto: Dok BUMN)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambangi markas Federation Internationale de Basketball Amateur (FIBA) saat menjalankan tugas negara bersama Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi di Swiss.

Di Swiss, Erick Thohir membawa kabar baik soal vaksin Covid-19 dan beberapa kerja sama seperti produsen kereta api asal Swiss yakni Stadler Rail akan membangun kantor pusat di kawasan Asia yang bertempat di Indonesia.

Erick memang masih menjabat sebagai anggota dewan (board member) FIBA. Di markas FIBA, Erick diterima Ketua FIBA Hamane Niang dan Sekjen Andreas Zagklis dan jajarannya. Dalam pembicaraan Erick banyak menyampaikan tentang perkembangan tim nasional dan persiapan Indonesia sebagai tuan rumah FIBA World Cup 2023.

"FIBA gembira dengan perkembangan persiapan tim nasional Indonesia. Mereka juga siap membantu merekomendasikan pemain naturalisasi untuk FIBA World Cup 2023," ujar Erick, dikutip pada Minggu (18/10/2020).

Baca Juga: Erick Thohir: Jakarta Siap Gelar Kejuaraan Dunia Bola Basket 2023

Erick juga mengingatkan bahwa sisa pertandingan untuk kualifikasi FIBA Asia 2021 yang akan berlangsung bulan November 2020 akan dilakukan secara gelembung (bubble) di satu negara. "Timnas Indonesia harus siap berlaga di mana pun bubble itu digelar," kata dia.

Selain itu, Erick juga menyampaikan informasi kepada FIBA tentang kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah FIBA World Cup 2023. Di mana, Indonesia memiliki dua opsi soal venue untuk FIBA World Cup 2023. Opsi pertama membangun venue baru. Opsi kedua menggunakan gedung yang sudah ada.

Untuk pembangunan venue baru, Indonesia akan berkonsultasi dengan FIBA mengenai standar fasilitas internasional sehingga venue baru yang rencananya merupakan gedung multi fungsi dapat digunakan untuk kegiatan olahraga memenuhi standar internasional.

Untuk Kejuaraan FIBA Asia 2021, FIBA menyetujui Istora Gelora Bung Karno sebagai tempat penyelenggaraan, tetapi tidak untuk FIBA World Cup 2023.

"Laporan kunjungan FIBA merekomendasikan perubahan beberapa bagian pada Istora GBK. Sayangnya, kita tidak bisa mengubah bagian yang dimaksud karena Istora masuk dalam heritage building," kata dia.

Erick sebagai board member FIBA akan terus menjembatani komunikasi antara FIBA dan Perbasi agar mencapai hasil optimal baik dalam persiapan timnas indonesia ataupun sebagai tuan rumah FIBA World Cup 2023.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini